— Klaim mengenai komedian dan pembawa acara, Soimah, yang membagikan dana bantuan senilai Rp 100 juta melalui Facebook beredar luas pada April 2026. Unggahan tersebut mengarahkan masyarakat untuk menjawab kuis susun kata demi mendapatkan bantuan dana tersebut. Namun, penelusuran mendalam oleh Tim Cek Fakta Kompas.com mengungkap bahwa narasi ini adalah hoaks yang dimanipulasi menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dan berindikasi sebagai modus penipuan.

Beberapa akun Facebook tercatat menyebarkan klaim ini, lengkap dengan video yang menampilkan sosok Soimah. Dalam video yang beredar, Soimah terlihat meminta masyarakat mengirimkan jawaban kuis susun kata melalui Facebook Messenger.

Manipulasi AI di Balik Video

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi dengan memeriksa langsung akun media sosial resmi Soimah. Hasilnya, tidak ditemukan adanya informasi mengenai program pemberian dana bantuan sebesar Rp 100 juta yang ia selenggarakan.

Selanjutnya, penelusuran sumber video dilakukan menggunakan Google Lens. Terungkap bahwa video yang beredar merupakan hasil manipulasi dari unggahan akun TikTok Soimah yang sebenarnya diunggah pada 31 Juli 2025. Dalam video aslinya, Soimah tidak menawarkan dana bantuan, melainkan menginformasikan peluncuran produk perawatan kulit miliknya.

Pemeriksaan lebih lanjut menggunakan alat pendeteksi AI seperti Truth Scan dan Hive Moderation mengonfirmasi bahwa suara Soimah dalam video klaim dana bantuan dihasilkan oleh AI. Truth Scan mendeteksi suara tersebut sebagai AI generatif dengan probabilitas mencapai 99 persen. Sementara itu, Hive Moderation menunjukkan probabilitas suara yang dihasilkan AI sebesar 97,6 persen.

Kesimpulan

Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang mengeklaim Soimah membagikan dana bantuan Rp 100 juta adalah konten hasil manipulasi berbasis AI. Suara Soimah dalam video tersebut terdeteksi sebagai buatan AI. Video aslinya yang diunggah di TikTok berisi informasi mengenai peluncuran produk perawatan kulit, bukan tawaran dana bantuan.