— Hope Intercultural School (HIS), yang berada di bawah naungan Pelita Harapan Group, menyelenggarakan acara Discovery Day pada Sabtu, 25 April 2026, di North Campus, PIK2. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para orang tua mengenai lingkungan belajar, kurikulum yang diterapkan, serta nilai-nilai pendidikan yang diusung oleh HIS.

HIS memosisikan diri sebagai sekolah Kristen pertama di kawasan PIK2 yang mengadopsi kurikulum International Baccalaureate (IB). Pendekatan pendidikan di HIS berupaya menyelaraskan kurikulum global dengan pembentukan karakter siswa.

Fokus Kurikulum dan Pembelajaran

Kurikulum IB yang diterapkan di HIS menitikberatkan pada metode inquiry-based learning, di mana siswa didorong untuk aktif mencari tahu dan membangun pemahaman mereka sendiri. Selain itu, penekanan juga diberikan pada penguasaan konsep secara mendalam dan pengembangan kemampuan untuk menjadi pembelajar seumur hidup (lifelong learners).

Proses pembelajaran di HIS berupaya menyeimbangkan tiga aspek utama: pencapaian akademik, pembentukan karakter yang berlandaskan iman, serta pengembangan kompetensi global yang relevan di era modern.

Integrasi STEM dan Bahasa Mandarin

Lebih lanjut, HIS mengintegrasikan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam kegiatan pembelajarannya. Hal ini mencakup pengenalan dini terhadap teknologi seperti robotika dan kecerdasan buatan (AI). Fokus utama dari integrasi STEM ini adalah untuk mengasah kemampuan siswa dalam memecahkan masalah (problem-solving), berpikir komputasional (computational thinking), serta mendorong kreativitas mereka.

Selain itu, HIS juga memiliki program Chinese Curriculum yang terintegrasi. Pembelajaran Bahasa Mandarin dirancang secara bertahap, dimulai dari penguasaan keterampilan komunikasi dasar hingga pemahaman yang lebih mendalam mengenai budaya Tionghoa.

“HIS menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, kreativitas, dan pembentukan karakter secara menyeluruh,” ujar Recky Rendy, School System Coordinator, Hope Intercultural School.

Esther McIntyre, HIS IB Framework Advisor, menambahkan pandangannya mengenai tujuan kurikulum IB di HIS.

“Melalui pendekatan International Baccalaureate, kami membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik,” katanya.