Akses.co.id — Sirkuit Jerez, Spanyol, menjadi saksi perjuangan keras dua pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, dalam sesi kualifikasi MotoGP seri Spanyol yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026). Keduanya harus memulai balapan dari baris belakang, tepatnya posisi ke-17, setelah melalui sesi yang penuh drama dan persaingan ketat.
Veda Pratama menampilkan performa menjanjikan di kelas Moto3. Memulai hari dengan cerah dan lintasan kering, Veda berhasil mendominasi sesi kualifikasi pertama (Q1) dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 46,103 detik. Hasil impresif ini membawanya melaju mulus ke babak kualifikasi kedua (Q2).
Memasuki Q2, Veda sempat berada di posisi terdepan dengan waktu 1 menit 45,738 detik. Namun, tingkat persaingan di kelas Moto3 yang sangat tinggi membuat posisinya terus merosot. Nasib sial menghampiri Veda di akhir sesi ketika ia mengalami highside, sebuah insiden yang membuatnya tidak dapat mempertajam catatan waktunya. Alhasil, Veda harus rela memulai balapan dari posisi ke-17, terpaut 1,6 detik dari peraih pole position.
Persaingan Sengit di Moto2
Di kelas Moto2, Mario Aji juga menghadapi tantangan serupa. Langsung lolos ke Q2, Mario sempat menunjukkan performa kompetitif di awal sesi, bahkan sempat menduduki posisi keenam. Namun, seiring berjalannya waktu, para rivalnya terus mempertajam catatan waktu.
Meskipun Mario berhasil memperbaiki waktunya menjadi 1 menit 40,205 detik, posisinya terus tergerus oleh pebalap lain. Hingga bendera checkered dikibarkan, Mario Aji tidak mampu beranjak dari posisinya dan dipastikan akan memulai balapan dari urutan ke-17, dengan selisih 1,1 detik dari pebalap tercepat.
Dengan posisi start yang sama di baris belakang, balapan di Sirkuit Jerez diprediksi akan menjadi ujian berat sekaligus tontonan menarik bagi kedua pebalap Indonesia tersebut. Perjuangan mereka untuk merangsek ke depan dari posisi start ke-17 akan menjadi sorotan utama.
Ikuti Akses.co.id
