Akses.co.id — Pekan ke-26 Championship Liga 2 2025-2026 pada Sabtu (25/4/2026) diwarnai dengan sejumlah hasil menarik, termasuk kemenangan tipis PSIS Semarang dan drama lima gol di Stadion Pakansari.
PSIS Semarang berhasil meraih poin penuh di kandang sendiri, Stadion Jatidiri, setelah menaklukkan Kendal Tornado dengan skor 1-0. Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Laskar Mahesa Jenar dalam upaya mereka menjauhi zona degradasi di Grup Timur.
Sejak awal pertandingan, PSIS Semarang tampil menekan. Kendati sempat menemui kebuntuan di babak pertama, dominasi di lini tengah memastikan kendali permainan tetap berada di tangan tuan rumah. Intensitas serangan PSIS tidak mengendur memasuki paruh kedua.
Hadiah penalti pada menit ke-61 berkat pelanggaran di kotak terlarang dimanfaatkan dengan sempurna oleh Alberto “Beto” Goncalves. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta, membawa PSIS unggul 1-0. Disiplin lini belakang PSIS mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.
Drama Lima Gol di Stadion Pakansari
Di Grup Barat, Stadion Pakansari, Cibinong, menjadi saksi pertarungan sengit antara Persikad Depok dan Bekasi City yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Persikad Depok unggul cepat melalui gol Braif Fatari pada menit kedelapan. Namun, Ezechiel Ndouassel berhasil menyamakan kedudukan untuk Bekasi City pada menit ke-16.
Persikad kembali memegang kendali permainan berkat dua gol dari Rosalvo Junior pada menit ke-30 dan ke-51, membuat skor menjadi 3-1. Meskipun Ndouassel memperkecil ketertinggalan Bekasi City melalui tendangan penalti pada menit ke-77, Persikad sukses mempertahankan keunggulan tipis hingga akhir pertandingan.
Kartu Merah dan Pergeseran Puncak Klasemen Grup Barat
Sementara itu, duel antara PSMS Medan dan Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumatera Utara berakhir imbang 1-1.
PSMS Medan sempat unggul lebih dulu melalui gol Arif Setiawan pada menit ke-41. Namun, petaka datang di babak kedua ketika kiper Adhyaksa FC, Reky Rahayu, diganjar kartu merah pada menit ke-50.
Pertandingan semakin memanas setelah pemain Adhyaksa FC, Razan Nur Akbar, juga menerima kartu merah pada menit ke-71, membuat kedua tim bermain dengan sepuluh pemain.
Makan Konate akhirnya berhasil menyelamatkan Adhyaksa FC dari kekalahan melalui gol penalti pada menit ke-80. Meskipun mampu meraih satu poin, hasil imbang ini membuat Adhyaksa FC harus merelakan posisi puncak klasemen Grup Barat kepada Garudayaksa FC.
Ikuti Akses.co.id
