Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadwalkan pemanggilan terhadap perwakilan Wikipedia Indonesia pada hari ini, Kamis (23/4/2026). Langkah ini diambil menyusul ancaman pemblokiran yang membayangi layanan ensiklopedia daring tersebut di Indonesia karena belum memenuhi kewajiban pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa pertemuan tersebut akan mendalami status Wikipedia terkait pemenuhan kewajiban sebagai PSE. Ia berjanji akan segera menginformasikan hasil pertemuan kepada publik setelah agenda selesai.
“Wikipedia, akan ada pertemuan besok, akan ada pemanggilan yang dilakukan besok. Nanti kita kabari update-nya,” ujar Meutya dalam konferensi pers di kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026), seperti dilaporkan Kompas.com.
Ancaman pemblokiran ini mencuat setelah Proyek Wikimedia, organisasi nirlaba di balik Wikipedia, mengumumkan bahwa layanan mereka, termasuk Wikipedia dan Wikimedia Commons, berpotensi dibatasi aksesnya oleh pemerintah Indonesia.
Melalui akun resmi X @idwiki pada Rabu (15/4/2026), Proyek Wikimedia menginformasikan bahwa situs-situs mereka dapat diblokir dalam kurun waktu tujuh hari kerja apabila belum terdaftar sebagai PSE lingkup privat di Indonesia.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa kebijakan PSE diterapkan demi memastikan tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh platform yang beroperasi di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa dalam masa perpanjangan waktu terakhir yang diberikan selama tujuh hari, Wikimedia Foundation diharapkan segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Jika hingga batas waktu tersebut belum ada kepatuhan terhadap hukum di Indonesia, maka langkah tegas berupa pemblokiran akan dilakukan,” tegas Alexander.






