— JAKARTA, KOMPAS.com – Menyambut Hari Angkutan Nasional 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kejutan istimewa bagi warga Ibu Kota. Seluruh penumpang dapat menikmati perjalanan menggunakan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta hanya dengan tarif Rp 1 sepanjang hari pada Jumat, 24 April 2026.

Kebijakan tarif khusus ini berlaku mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB, selaras dengan jam operasional penuh MRT Jakarta. Meskipun demikian, penumpang tetap diwajibkan melakukan tap in dan tap out saat memasuki dan keluar area stasiun sebagai bagian dari prosedur standar.

Seluruh Metode Pembayaran Diterima

PT MRT Jakarta (Perseroda) menegaskan bahwa kebijakan tarif Rp 1 berlaku untuk semua metode pembayaran yang tersedia. Pelanggan dapat menggunakan kartu uang elektronik dari berbagai bank, pembayaran melalui aplikasi MyMRTJ menggunakan QRIS dan dompet digital, fitur QRIS Tap berbasis NFC, hingga opsi pembayaran digital seperti paylater yang terintegrasi dalam aplikasi.

Dengan demikian, tidak ada perbedaan perlakuan bagi pengguna MRT Jakarta, terlepas dari metode pembayaran yang mereka pilih. Seluruh penumpang berhak menikmati kemudahan bertransportasi dengan tarif yang sama.

Target Dorong Pengguna Transportasi Publik

Pemberian tarif Rp 1 ini merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk semakin mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi terintegrasi yang terus dikembangkan di Jakarta.

Langkah ini sejalan dengan tren peningkatan jumlah pengguna MRT Jakarta yang terus menunjukkan angka positif. Pada bulan Maret 2026, tercatat sebanyak 3.638.751 orang telah menggunakan layanan MRT, dengan rata-rata pengguna harian mencapai 117.379 orang.

Kesiapan Operasional Tetap Terjamin

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Mega Tarigan, memastikan bahwa meskipun ada penerapan tarif khusus, standar operasional layanan MRT Jakarta akan tetap terjaga. Kesiapan operasional telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“MRT Jakarta memastikan layanan tetap berjalan sesuai standar operasional dengan menjaga keandalan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna selama penerapan tarif khusus berlangsung. Kesiapan operasional juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan jumlah pengguna di seluruh stasiun dan kereta,” ujar Mega, dikutip pada Kamis (23/04/2026).

Dengan demikian, penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau selama peringatan Hari Angkutan Nasional.