Akses.co.id — Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meletus pada Minggu (26/4/2026) pukul 12.57 Wita. Erupsi kali ini melontarkan kolom abu vulkanik hingga ketinggian 1 kilometer di atas puncak gunung yang memiliki ketinggian 2.584 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Menurut Eman Bere, petugas pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, kolom abu yang terlontar berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan cenderung condong ke arah barat. “Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat,” ujar Eman pada Minggu siang.
Eman merinci bahwa erupsi tersebut terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 8.8 mm dan berlangsung selama kurang lebih 5 menit 48 detik. Ia juga mengingatkan masyarakat yang terdampak hujan abu untuk mengambil langkah pencegahan. “Dia pun mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu untuk mengenakan masker atau alat penutup guna menghindari paparan abu vulkanik,” tambahnya.
Saat ini, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level II atau Waspada. Pihak pengamat mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan.
Di sisi lain, aktivitas penerbangan di Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, dilaporkan masih berjalan normal meskipun terjadi erupsi susulan di Gunung Lewotobi. Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Partahian Panjaitan, mengonfirmasi kondisi tersebut. “Saat ini masih normal,” tegasnya pada Minggu.
Ikuti Akses.co.id
