— MALANG, KOMPAS.com – Gudang penyimpanan milik PT Gaganeswara, sebuah pabrik rokok di Jalan Mayjen Sungkono, Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dilalap api pada Jumat (24/4/2026). Api berhasil dipadamkan, namun asap putih masih membubung dari lokasi kejadian hingga pukul 19.50 WIB, menandakan proses pendinginan yang masih berlangsung.

Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa-sisa api di beberapa titik, terutama di gudang bagian utara yang diketahui menyimpan tembakau. Pantauan di lapangan menunjukkan setidaknya tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan empat unit ambulans disiagakan. Gudang tersebut berbatasan langsung dengan sungai di sisi barat dan permukiman warga.

Sejumlah warga tampak keluar rumah untuk menyaksikan proses pendinginan, beberapa di antaranya menunjukkan kepanikan. Ipda Agus Widodo, Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, mengonfirmasi bahwa kebakaran di gudang PT Gaganeswara terjadi sekitar pukul 16.15 WIB.

“Informasi yang kami terima dari warga, api berasal dari sisi selatan yang berdekatan dengan mushala,” ujar Agus saat ditemui pada Jumat (24/4/2026).

Agus menambahkan bahwa proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam, meskipun sudah berlangsung selama tiga jam. “Penyebabnya apa masih dalam penyelidikan,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Sholeh, menceritakan kronologi awal ia mengetahui peristiwa kebakaran tersebut. Ia mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 16.15 WIB sebelum melihat api membesar.

“Sebelum tahu ada kebakaran saya mendengar suara ledakan luamayan keras, sebanyak satu kali. Setelah saya cek ke depan (jalan) ternyata sudah ada api membesar,” kata Sholeh.

Beruntung, arah angin saat kejadian berembus ke selatan, menjauhi area utara gudang yang menyimpan tembakau. Hal ini mencegah api meluas lebih jauh ke titik yang mudah terbakar, termasuk permukiman warga.

“Kalau angin ke utara ya pasti menyambar permukiman warga, karena itu tempatnya gudang tembakau,” jelasnya.

[video.1]