— Wilayah Pulau Batang Dua, Maluku Utara, kembali diguncang gempa tektonik pada Jumat (24/4/2026) sore. Gempa bermagnitudo 4,6 ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas gempa susulan setelah gempa besar yang terjadi sebelumnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 15.41 WIB. Analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 1,51° Lintang Utara dan 126,62° Bujur Timur.

Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, menjelaskan bahwa lokasi gempa berada di laut, berjarak 107 kilometer arah Barat Laut Jailolo, Maluku Utara. Pusat gempa (hiposenter) berada pada kedalaman 11 kilometer.

Penyebab dan Dampak Gempa

BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa dangkal, yang dipicu oleh aktivitas pergerakan Subduksi Lempeng Laut Maluku. Guncangan gempa dilaporkan terasa hingga skala intensitas II-III MMI di Pulau Batang Dua.

Pada skala III MMI, getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah, digambarkan seolah-olah ada truk yang melintas. Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum menerima laporan mengenai adanya dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Rangkaian Gempa Susulan

Gempa magnitudo 4,6 ini merupakan salah satu dari ribuan gempa susulan yang terjadi pasca gempa besar bermagnitudo M 7,6 yang mengguncang Pulau Batang Dua pada 2 April 2026.

“Hingga Jumat, 24 April 2026 pukul 17.00 WIB, total gempabumi susulan yang tercatat telah mencapai 1.854 kejadian,” ujar Tony Agus Wijaya.

Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat variasi kekuatan, dengan gempa terbesar mencapai magnitudo M 5,8 dan terkecil M 1,7.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta untuk selalu memastikan informasi gempa bersumber dari kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi Mobile Apps (infoBMKG), situs resmi, dan akun media sosial terverifikasi.