Regional

Gempa M 3,8 Guncang Buleleng Bali, Getaran Terasa hingga Tabanan

Advertisement

Gempa bumi bermagnitudo 3,8 mengguncang wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (23/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan getaran gempa tersebut bahkan terasa hingga wilayah Kabupaten Tabanan.

Cahyo Nugroho, Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, menggambarkan sensasi getaran yang dirasakan masyarakat. “Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” ujarnya pada Kamis.

Episenter di Darat

Menurut BMKG, gempa ini terjadi pada pukul 05.34.44 Wita. Episenter gempa tercatat berada di koordinat 8,21 derajat Lintang Selatan dan 115,02 derajat Bujur Timur. Lokasi pusat gempa berada di darat, sekitar 13 kilometer barat daya Buleleng, Bali, dengan kedalaman mencapai 10 kilometer.

Advertisement

Termasuk Gempa Dangkal

Berdasarkan analisis peta guncangan (shakemap) dan laporan dari masyarakat, gempa ini dirasakan di Buleleng dan Tabanan dengan intensitas III MMI. BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di darat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan yang timbul akibat gempa tersebut. “Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Cahyo.

Advertisement