Money

Garudafood (GOOD) Bakal Tebar Dividen Rp 350,33 Miliar, Investor dapat Rp 9,5 Per Saham

Advertisement

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 350,33 miliar kepada para pemegang sahamnya. Setiap saham akan mendapatkan dividen sebesar Rp 9,5.

Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 23 April 2026. Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja, menyatakan bahwa jumlah dividen tersebut setara dengan 50,9 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang mencapai Rp 688,65 miliar.

“Dividen tersebut akan dibayarkan pada 20 Mei 2026 kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan 6 Mei 2026,” ujar Hardianto dalam paparan publik.

Kinerja Keuangan Garudafood di 2025

Sepanjang tahun 2025, Garudafood berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 756,2 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 10,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hardianto menjelaskan bahwa peningkatan profitabilitas ini didukung oleh pertumbuhan penjualan bersih sebesar 7,2 persen, yang mencapai Rp 13,1 triliun dari Rp 12,2 triliun pada tahun 2024. “Pencapaian ini mencerminkan ketangguhan fundamental bisnis perseroan di tengah dinamika ekonomi yang masih penuh tantangan,” imbuhnya.

Segmen Makanan dalam Kemasan Menjadi Pilar Utama

Lebih lanjut, Hardianto merinci bahwa segmen makanan dalam kemasan menjadi kontributor utama pertumbuhan perseroan. Segmen ini menyumbang 89,9 persen dari total penjualan dan mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 9,9 persen.

Advertisement

Penjualan di pasar domestik tetap menjadi penopang kinerja Garudafood, dengan kontribusi sebesar 97,2 persen dari total pendapatan bersih. Pada tahun 2025, penjualan domestik tumbuh 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan distribusi di berbagai wilayah, efektivitas program penciptaan nilai (VCP) yang konsisten, serta permintaan produk yang stabil.

Kinerja positif ini juga ditopang oleh kontribusi kuat dari kategori produk utama, meliputi Ready to Serve (RTS), biskuit, serta produk keju dan susu (dairy).

Inisiatif Strategis dan Perubahan Dewan Komisaris

Garudafood terus menjalankan sejumlah inisiatif strategis, termasuk inovasi produk baru, pengembangan saluran distribusi, transformasi digital, optimalisasi operasional, serta kolaborasi lintas fungsi.

Dalam agenda RUPSLB, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan E. Maurits Klavert sebagai Komisaris Independen Perseroan, menggantikan posisi Dorodjatun Kuntjoro Jakti. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran komposisi Dewan Komisaris untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Garudafood:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto
  • Komisaris: Pangayoman Adi Soenjoto
  • Komisaris: Rahajoe Dewiningroem Soenjoto?
  • Komisaris: Hartono Atmadja
  • Komisaris: Swen Neufeldt
  • Komisaris: Haijiang Gu
  • Komisaris Independen: E. Maurits Klavert
  • Komisaris Independen: Fitra Dewata Teramihardja
  • Komisaris Independen: Donald Reginald Gadsden

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Hardianto Atmadja
  • Direktur: Fransiskus Johny Soegiarto
  • Direktur: Paulus Tedjosutikno
  • Direktur: Robert Chandrakelana Adjie
  • Direktur: Johannes Setiadharma
  • Direktur: Ruli Tobing
Advertisement