MATARAM, KOMPAS.com – Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, Lalu Fasya Abiyyu Ramdhani akan menunaikan ibadah haji sebagai jemaah termuda asal Kota Mataram yang dijadwalkan berangkat pada tahun 2026. Perjalanan spiritualnya ini merupakan pengganti sang ayah, Lalu Ismu, yang meninggal dunia setahun lalu.
Siswa kelas XI MAN Islam Cendekia Lombok Timur ini tergabung dalam jemaah haji kloter 5 dari Kota Mataram. Ia telah mengantongi surat dispensasi dari sekolah untuk dapat menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Fasya akan berangkat bersama ibunya, Eva Sundari, dan dijadwalkan masuk Asrama Haji Lombok pada Minggu, 26 April 2026, sebelum terbang ke Tanah Suci keesokan harinya, Senin, 27 April 2026.
“Perasaan saya enggak menyangka akan dipanggil secepat ini sama Allah, ada sedihnya juga karena menggantikan almarhum bapak seharusnya yang pergi bapak tapi digantikan oleh saya,” ujar Lalu Fasya saat ditemui di kediamannya, Kamis, 23 April 2026. Kendati diliputi kesedihan, Fasya juga merasakan kebahagiaan lantaran dapat menemani ibunya dalam ibadah yang mulia ini.
Sebelum berangkat, Fasya mengaku telah melakukan persiapan matang, termasuk mempelajari dasar-dasar dan tata cara pelaksanaan ibadah haji. Keinginan terbesarnya adalah dapat menyaksikan secara langsung kiblat umat Islam di seluruh dunia.
“Ingin melihat umat Muslim di seluruh dunia kumpul di satu tempat untuk melaksanakan haji,” tuturnya.
Meski telah berupaya mempersiapkan diri, Fasya tidak menampik adanya kekhawatiran terkait situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda perang. “Saya merasa khawatir juga karena perang ini nanti ketika di pesawat bagaimana, tapi namanya rencana Tuhan kan enggak ada yang tahu. Saya cuma mengkhawatirkan keberangkatan kita dari sini ke sana semoga tidak ada hal buruk yang terjadi,” harapnya.
Penantian Panjang Sang Ibu
Bagi Eva Sundari, ibu Lalu Fasya, ibadah haji ini merupakan penantian panjang selama 14 tahun. Ia dan almarhum suaminya telah mendaftar haji sejak Januari 2012. Namun, takdir berkata lain; suaminya berpulang pada Januari 2025 sebelum mendapat giliran.
“Sedih juga ya, sebenarnya berangkat sama suami, tapi ternyata pelimpahannya ke anak,” kenang Eva dengan nada haru.
Awalnya, Eva sempat ragu mengingat usia putranya yang masih belia. “Apakah di sana sudah siap dengan ibadah yang khusyuk dan sebagainya, rukun haji apakah memenuhi atau enggak? tapi setelah ikut manasik, ternyata dia sudah paham dari manasik yang sudah disampaikan oleh Kemenhaj,” jelas Eva.
Eva berharap putranya dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih khusyuk di Tanah Suci. “Mudah-mudahan di sananya nanti dia bisa khusuk lagi ibadahnya,” tutupnya.
Sebanyak 387 jemaah haji kloter 5 dari Kota Mataram akan dilepas dan memasuki Asrama Haji Embarkasi Lombok pada Minggu, 26 April 2026. Keberangkatan menuju Tanah Suci dijadwalkan melalui Bandara Lombok pada Senin, 27 April 2026.






