Akses.co.id — GAC Group menampilkan gebrakan signifikan di Beijing Auto Show 2026 dengan memperkenalkan merek baru dan deretan model terbaru yang ditujukan untuk pasar global. Langkah ini menegaskan ambisi produsen asal Tiongkok tersebut untuk memperluas jangkauan pasarnya secara internasional.
Salah satu sorotan utama pameran ini adalah peluncuran merek Aistaland, yang diwakili oleh model GT7. Aistaland GT7 merupakan mobil listrik premium yang lahir dari kolaborasi strategis GAC dengan raksasa teknologi Huawei. Kendaraan ini menarik perhatian berkat desain shooting brake yang elegan sekaligus agresif, menargetkan segmen konsumen kelas atas.
Selain itu, GAC juga secara resmi memperkenalkan GAC E8 PHEV. Mobil yang menggunakan teknologi plug-in hybrid ini diduga merupakan versi penyempurnaan dari model E8 yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik Indonesia di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Penyegaran Lini Hyptec dan Aion
Inovasi GAC tidak berhenti pada model-model tersebut. Dari lini merek Hyptec, GAC memamerkan Hyptec S600. SUV premium ini diperkirakan merupakan pembaruan dari Hyptec HT yang telah lebih dulu hadir di pasar Indonesia.
Mengenai perbedaan penamaan antara pasar domestik Tiongkok dan pasar global, Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, memberikan penjelasan. “Untuk pasar China namanya S600. Apakah nanti di mana itu jadi Hyptec HT ya kita belum tahu,” ujar Iqbal saat ditemui di Beijing, Tiongkok, pada Jumat (24/4/2026).
Selanjutnya, dari lini AION, GAC merilis AION N60 untuk pasar global. Mobil ini sebelumnya telah melakukan debutnya di Tiongkok pada pertengahan April dan kini siap untuk penetrasi pasar internasional yang lebih luas.
Kejutan Mobil Konsep Off-Road
Bintang lain dari pembukaan Beijing Auto Show 2026 adalah perkenalan mobil konsep off-road GAC yang diberi nama Yue 7. Berbeda dengan lini produk lainnya yang cenderung mengusung nuansa futuristik dan elegan, Yue 7 tampil dengan desain yang sangat kaku dan kotak (boxy), memberikan kesan tangguh dan maskulin.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai sistem penggeraknya, pengamatan visual menunjukkan adanya dua lubang pengisian daya, yang mengindikasikan kemungkinan penggunaan penggerak plug-in hybrid. Kehadiran Yue 7 menegaskan keseriusan GAC dalam menjajaki segmen kendaraan petualangan yang semakin diminati oleh konsumen global saat ini.
Ikuti Akses.co.id
