Akses.co.id — SOLO, JATENG – Empat calon jemaah haji yang seharusnya diberangkatkan melalui Embarkasi Solo, Jawa Tengah, harus dipulangkan kembali ke daerah asal. Keputusan ini diambil setelah tim medis menyatakan kondisi kesehatan mereka tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara.
Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengonfirmasi bahwa keempat calon jemaah tersebut berasal dari kelompok terbang (kloter) yang berbeda. Namun, ia tidak merinci secara spesifik jenis gangguan kesehatan yang dialami oleh masing-masing individu.
“Hasil pemeriksaan bidang kesehatan itu ada empat calon jemaah haji berasal dari kloter 3, 8, dan 9,” ujar Nabiila di Embarkasi Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2026).
Mayoritas Calon Jemaah Lansia
Nabiila menambahkan bahwa mayoritas calon jemaah yang dipulangkan tersebut adalah lanjut usia (lansia). Mengenai status keberangkatan mereka selanjutnya, pihak PPIH masih menunggu arahan lebih lanjut dari tingkat pusat.
“Masih menunggu keputusan PPIH dan pihak terkait apakah bisa terbang tahun ini atau tahun berikutnya,” tuturnya.
Prosedur pemulangan jemaah karena alasan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan untuk menjamin keselamatan dan kelancaran ibadah haji, baik selama perjalanan maupun saat berada di Tanah Suci.
Perkembangan Kedatangan Jemaah di Embarkasi Solo
Hingga berita ini diturunkan, Embarkasi Solo telah menerima total 10 kloter calon jemaah haji, yang terdiri dari 3.595 orang. Pada hari ini saja, tercatat empat kloter baru telah memasuki asrama haji, yaitu kloter 10 hingga kloter 13. Kloter-kloter ini berasal dari berbagai daerah seperti Pemalang, Tegal, Pekalongan, Salatiga, dan Semarang.
Sementara itu, sebanyak delapan kloter yang berisi 2.863 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ikuti Akses.co.id
