— Real Madrid kembali dihantui drama menit akhir dalam upaya mereka mempertahankan keunggulan di La Liga. Kekalahan poin krusial terjadi pada pekan ke-32, di mana tim asuhan Alvaro Arbeloa harus puas bermain imbang setelah kebobolan di penghujung laga.

Gol pembuka dari Vinicius Junior pada menit ke-17 sempat memberikan asa bagi Los Blancos. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Hector Bellerin sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-90+4. Hasil imbang ini semakin memperlebar jarak Madrid dengan pemuncak klasemen, Barcelona, menjadi delapan poin. Madrid kini tertahan di peringkat kedua.

Dampak Pergantian Pelatih dan Hasil yang Menurun

Penurunan performa Real Madrid disebut-sebut mulai terasa sejak pergantian nakhoda pada Januari lalu. Alvaro Arbeloa mengambil alih kursi kepelatihan menggantikan Xabi Alonso. Pada saat itu, Madrid masih berada dalam persaingan ketat dengan Barcelona, hanya terpaut empat angka.

Namun, inkonsistensi hasil di berbagai kompetisi membuat jarak tersebut kian melebar. Selain di liga domestik, Madrid juga harus tersingkir lebih dini dari Copa del Rey dan Liga Champions setelah menelan kekalahan di fase gugur.

Pola Kebobolan di Menit Akhir Menjadi Sorotan

Situasi kebobolan di menit-menit akhir pertandingan tampaknya bukan kali pertama bagi Real Madrid musim ini. Pola serupa telah berulang kali terjadi dalam laga-laga penting.

  • Madrid sempat kalah 1-2 dari Osasuna akibat gol yang tercipta pada menit ke-90.
  • Melawan Mallorca, gol penentu kemenangan lawan juga lahir di menit 90+1.
  • Di Copa del Rey, langkah Madrid terhenti setelah kebobolan pada menit 90+4 saat berhadapan dengan Albacete.
  • Bahkan di Liga Champions, kendali permainan sempat lepas di akhir laga melawan Bayern Muenchen.

Arbeloa Akui Masalah dan Faktor Keberuntungan

Menanggapi rentetan gol di menit akhir yang menghantui timnya, Alvaro Arbeloa mengakui bahwa hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi.

“Gol-gol yang kami derita di menit-menit terakhir? Kalau ada alasan yang jelas, kami akan membetulkannya,” kata Arbeloa.

Arbeloa menambahkan bahwa dalam pertandingan dengan skor yang sangat ketat, situasi seperti ini memang bisa saja terjadi. Ia juga tidak menampik bahwa timnya mungkin kurang beruntung dalam beberapa kesempatan.

“Ketika Anda bermain dengan skor yang sangat ketat seperti itu, situasi seperti ini dapat terjadi. Sangat jelas kami juga tidak memiliki banyak keberuntungan,” imbuhnya.