Akses.co.id — DJI, produsen asal China yang dikenal luas dengan produk kamera dan drone-nya, kembali meramaikan pasar drone entry-level dengan peluncuran seri terbarunya, DJI Lito. Seri ini hadir dalam dua varian, yaitu Lito 1 dan Lito X1, yang dirancang untuk memberikan pengalaman terbang yang ringkas namun tetap kaya fitur untuk kebutuhan fotografi udara.
DJI Lito 1 diposisikan sebagai opsi yang paling terjangkau dalam lini ini, sementara Lito X1 menawarkan peningkatan spesifikasi, termasuk penambahan sensor LiDAR di bagian depan. Sensor LiDAR ini diklaim mampu meningkatkan akurasi deteksi kedalaman objek dan kemampuan drone dalam menghindari rintangan.
Fokus utama dari seri DJI Lito ini adalah menghadirkan kemudahan dalam penggunaan, desain yang ringkas sehingga mudah dibawa bepergian, serta kapabilitas yang memadai untuk menghasilkan gambar dan video berkualitas dari udara.
Desain Ringkas dan Fitur Konektivitas Mumpuni
Baik DJI Lito 1 maupun Lito X1 mengusung desain foldable atau lipat. Desain ini menjadi kunci utama yang membuat kedua drone tersebut memiliki dimensi yang ringkas dan praktis untuk dibawa dalam berbagai aktivitas.
Lebih lanjut, kedua model ini telah mendukung sistem transmisi DJI O4, yang mampu menyajikan video feed stabil dengan resolusi 1080p. Selain itu, terdapat opsi konektivitas 4G yang diklaim menawarkan kualitas sinyal yang lebih baik. DJI juga menyematkan fitur quick takeoff yang memungkinkan drone untuk segera lepas landas dengan waktu tunggu yang lebih singkat.
Kemampuan melacak dan menelusuri kembali jalur penerbangan juga menjadi salah satu fitur yang ditawarkan oleh Lito 1 dan Lito X1, terutama dalam kondisi pencahayaan yang baik di lingkungan sekitarnya.
Daya Tahan Baterai dan Keamanan Terbang
Untuk urusan daya, DJI membekali seri Lito ini dengan baterai standar Intelligent Flight Battery. Baterai ini diklaim mampu memberikan waktu terbang hingga 36 menit. Bagi pengguna yang membutuhkan durasi terbang lebih lama, tersedia opsi baterai tambahan yang dapat memperpanjang waktu terbang hingga sekitar 52 menit.
Aspek keamanan menjadi perhatian penting bagi DJI. Kedua drone ini dilengkapi dengan sistem penglihatan omnidirectional, yang berfungsi untuk mendeteksi dan menghindari rintangan seperti tebing atau dinding secara efektif.
Perbedaan Spesifikasi Kamera
DJI Lito 1
Untuk DJI Lito 1, pabrikan menyematkan sensor berukuran 1/2 inci dengan resolusi 48 MP. Drone ini mampu menghasilkan foto dengan resolusi hingga 8K dan merekam video dalam resolusi 4K pada kecepatan 60 fps.
DJI Lito X1
Sementara itu, DJI Lito X1 hadir dengan sensor yang sedikit lebih besar, yaitu 1/1.3 inci, namun tetap mempertahankan resolusi 48 MP. Model ini menawarkan kemampuan perekaman video 4K/60 fps HDR, video slow-motion 4K/100 fps, serta dukungan format warna 10-bit D-Log M.
Selain perbedaan pada sensor, DJI juga menyertakan berbagai fitur perangkat lunak pendukung pada kedua drone ini, termasuk subject tracking, mode quick-shot, time-lapse, hingga panorama.
Perkiraan Harga di Pasar
DJI Lito 1 dan Lito X1 dibanderol dengan harga yang bervariasi, tergantung pada pasar dan paket penjualan yang dipilih. Informasi ini dihimpun dari Gizmochina.
Di pasar China, DJI Lito 1 ditawarkan mulai dari 1.999 yuan, atau sekitar Rp 5 jutaan. Harga ini dapat meningkat tergantung pada jenis kontroler yang disertakan dalam paket.
Sementara itu, di pasar Eropa, harga DJI Lito 1 dimulai dari 339 euro (sekitar Rp 6,8 jutaan). Untuk paket Fly More Combo yang menyertakan kontroler DJI RC-N3, harganya adalah 479 euro (sekitar Rp 9,6 jutaan).
Untuk model Lito X1, harga di China dimulai dari 2.488 yuan, atau sekitar Rp 6,3 jutaan. Di Eropa, drone ini dijual mulai dari 419 euro (sekitar Rp 8,4 jutaan). Paket Fly More Combo dengan kontroler DJI RC 2 dibanderol dengan harga 579 euro (sekitar Rp 11,6 jutaan).
Kedua drone ini kini sudah tersedia untuk dipesan melalui kanal penjualan resmi DJI serta mitra ritel yang ditunjuk.
Ikuti Akses.co.id
