Bola

Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Pindah Kandang demi Keamanan

Advertisement

Keputusan mengejutkan mewarnai persiapan laga sarat gengsi antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-30 Super League 2025-2026. Demi menjaga stabilitas keamanan, pertandingan yang sedianya digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, terpaksa dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Keputusan ini diambil menyusul rekomendasi dari Polres Malang yang tidak mengizinkan digelarnya pertandingan di stadion tersebut. Rekomendasi tertuang dalam surat bernomor B/666/IV/YAN.2.1./2026 tertanggal 21 April 2026. Regulator kompetisi, I.League, juga telah mengeluarkan surat bernomor 371/LI-KOM/IV/2026 tertanggal 22 April 2026 terkait penyesuaian venue.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Erwin Hardiyono, menyatakan pihaknya menghormati keputusan tersebut sebagai langkah krusial dalam menjaga keamanan wilayah Malang Raya.

Opsi Bali Diambil Demi Kelancaran Kompetisi

Mengingat jadwal kompetisi yang ketat dan tidak memungkinkan untuk ditunda, manajemen Arema FC bergerak cepat mencari solusi alternatif. Bali dipilih sebagai opsi paling realistis agar pertandingan tetap dapat terlaksana sesuai agenda.

“Melihat dinamika dan rekomendasi yang ada, besar kemungkinan laga Arema FC vs Persebaya akan kami boyong ke Bali,” ujar Erwin Hardiyono, yang akrab disapa Erwin.

Ia menambahkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan pengelola stadion dan otoritas keamanan setempat di Bali. Tujuannya agar pertandingan dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Meskipun demikian, di balik keputusan pemindahan venue ini, terselip rasa kecewa, terutama bagi para pecinta sepak bola di Malang yang sangat berharap dapat menyaksikan langsung laga besar tersebut di Stadion Kanjuruhan.

“Namun, kami memilih untuk tidak larut dalam emosi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada arahan otoritas kepolisian dan akan mengikuti regulasi yang ditetapkan,” tegas Erwin.

Stadion Kanjuruhan sendiri masih menyimpan memori kelam pasca-Tragedi Kanjuruhan yang terjadi beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan pertandingan di stadion tersebut.

Advertisement

Apresiasi untuk Kedewasaan Aremania

Di tengah situasi yang penuh tantangan ini, Panpel Arema FC memberikan apresiasi tinggi kepada Aremania. Para suporter setia Singo Edan dinilai menunjukkan sikap dewasa dalam menyikapi keputusan pemindahan venue.

“Langkah Presidium yang berkomunikasi secara elegan dengan Kapolda Jatim maupun Kapolres Malang adalah wujud kecintaan tulus pada klub. Kami sangat menghargai ikhtiar mereka yang berbesar hati menerima situasi ini tanpa aksi destruktif,” tutur Erwin Hardiyono.

Dukungan yang tetap kondusif dari Aremania dinilai menjadi kekuatan penting bagi tim di tengah kondisi yang tidak mudah ini. Meskipun berstatus sebagai tuan rumah, Arema FC kembali harus memainkan laga kandang di luar Malang.

Menariknya, Stadion Kapten I Wayan Dipta yang menjadi venue pengganti ternyata belum memberikan catatan positif bagi Arema FC saat menghadapi Persebaya. Dalam dua pertemuan sebelumnya di stadion tersebut, tim berjuluk Singo Edan belum pernah meraih kemenangan.

Secara keseluruhan, catatan pertemuan kedua tim juga kurang berpihak pada Arema FC. Dalam sembilan laga terakhir melawan Persebaya, Arema FC tercatat mengalami enam kekalahan dan tiga kali imbang.

Di tengah dinamika tersebut, Arema FC diharapkan tetap fokus pada pertandingan. Panpel juga mengimbau seluruh Aremania untuk menjaga situasi tetap kondusif dan terus memberikan dukungan kepada tim dari mana pun.

“Mari kita tunjukkan bahwa Aremania adalah suporter yang taat hukum dan lebih mengutamakan kondusifitas bangsa. Tetaplah bersatu dan jangan terprovokasi oleh narasi yang dapat merugikan nama baik klub dan kota kita tercinta,” pungkas Erwin.

Sebelum menghadapi Persebaya, Arema FC dijadwalkan menjalani laga berat di pekan ke-29 Super League 2025-2026 melawan Persib Bandung. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat, 24 April 2026, malam.

Advertisement