— PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berinovasi untuk meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api kelas ekonomi. Perubahan signifikan terlihat pada desain kursi, yang kini hadir dalam berbagai tipe, mulai dari model lama yang kaku hingga kursi modern yang dapat direbahkan dan diputar layaknya kursi kapten.

Langkah ini diambil sebagai upaya KAI untuk menyajikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat, seiring dengan tuntutan kenyamanan yang kian meningkat. Berbagai jenis kursi kini dapat ditemui di gerbong-gerbong kereta ekonomi, menawarkan pilihan yang lebih beragam bagi penumpang.

Perkembangan Desain Kursi Kereta Ekonomi

Dulu, kereta ekonomi identik dengan kursi tegak lurus dan ruang yang terbatas. Namun, seiring waktu, KAI melakukan pembaruan sarana dan prasarana, termasuk pada desain kursi di kelas ekonomi. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan yang lebih baik tanpa mengorbankan kapasitas secara drastis.

Informasi resmi dari PT KAI merinci sejumlah jenis kursi yang telah diterapkan di kereta api kelas ekonomi, masing-masing dengan karakteristik dan tingkat kenyamanan yang berbeda.

1. Kursi Kereta Ekonomi Tegak Lurus (Model Lama)

Tipe ini merupakan generasi awal kursi kereta ekonomi yang masih ditemukan pada beberapa rute. Ciri khasnya adalah posisi kursi yang tegak lurus 90 derajat, konfigurasi 3-2 (long seat) di mana penumpang duduk saling berhadapan, dan kapasitas gerbong yang mencapai sekitar 106 kursi. Meskipun mampu menampung banyak penumpang, tingkat kenyamanan kursi ini tergolong paling sederhana karena tidak dapat direbahkan.

  • Posisi kursi tegak 90 derajat
  • Konfigurasi 3-2 (long seat)
  • Penumpang duduk saling berhadapan

Dalam aplikasi Access by KAI, tipe kursi ini ditandai dengan kode EKO.

2. Kursi Kereta Ekonomi Kerakyatan (93 Kursi)

Berbeda dari model lama, kursi tipe ini sudah tidak lagi menghadap penumpang lain. Meskipun posisi kursi masih tegak, konfigurasi menjadi 3-2 searah laju kereta. Tipe ini menggunakan AC sentral dan memiliki kapasitas 93 kursi per gerbong. Walaupun menawarkan sedikit peningkatan kenyamanan, penggunaannya masih terbatas pada rangkaian kereta tertentu.

3. Kursi Kereta Ekonomi 80 Kursi

Tipe ini dirancang untuk memberikan ruang duduk yang lebih lega dibandingkan versi 106 kursi. Posisi kursi tetap tegak 90 derajat, namun dengan konfigurasi 2-2. Penumpang masih duduk berhadapan, namun dengan jumlah kursi yang lebih sedikit, ruang kaki terasa lebih luas meskipun kursi belum bisa direbahkan.

4. Kursi Kereta Ekonomi Premium New Image

Masuk ke kategori yang lebih modern, kursi ini mengadopsi model individual seat. Dengan kapasitas 80 kursi dan konfigurasi 2-2, kursi ini dipisahkan oleh armrest dan menggunakan AC sentral. Sebagian kursi menghadap arah laju kereta, sementara sebagian lainnya berlawanan, tergantung pada rangkaian. Kursi tipe ini belum dapat diputar.

5. Kursi Kereta Ekonomi Premium Modifikasi

Pada tipe ini, kenyamanan penumpang mulai ditingkatkan dengan adanya fitur reclining atau sandaran yang bisa direbahkan. Konfigurasi tetap 2-2 dengan kapasitas 80 kursi. Kursi tidak selalu berhadapan, dan desainnya yang lebih ergonomis menjadikannya pilihan yang cocok untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

6. Kursi Kereta Ekonomi Premium Stainless Steel

Pengembangan dari versi sebelumnya, tipe ini menggunakan material stainless steel yang lebih modern. Kursi berkonfigurasi 2-2 sebagai kursi individual dan dapat direbahkan. Kapasitasnya tetap 80 kursi. Tipe ini seringkali ditandai dengan kode PRE saat pemesanan tiket.

7. Kursi Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi

Kenyamanan penumpang meningkat signifikan pada tipe ini yang mengusung model captain seat. Kursi dapat direbahkan dan diputar mengikuti arah perjalanan, serta dilengkapi dengan sandaran kepala. Kapasitasnya berkurang menjadi 72 kursi, namun ruang kaki menjadi lebih lega dan posisi duduk jauh lebih nyaman, mendekati kenyamanan kelas eksekutif.

8. Kursi Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation

Merupakan versi paling baru dan modern saat ini, tipe ini menggunakan material stainless steel dengan model captain seat. Keunggulannya adalah dilengkapi dengan port USB di setiap kursi, serta desain yang lebih rapi dan kekinian. Jenis ini mulai menjadi standar baru untuk kereta api kelas ekonomi.

Perbedaan Kunci Antar Tipe Kursi

Secara umum, perbedaan utama antara jenis-jenis kursi kereta ekonomi dapat dilihat dari tiga aspek fundamental:

  • Tingkat Kenyamanan: Semakin baru tipe kursinya, semakin tinggi tingkat kenyamanannya, mulai dari posisi tegak hingga kursi yang dapat direbahkan dan diputar.
  • Kapasitas Penumpang: Kursi model lama dirancang untuk menampung lebih banyak penumpang, sementara tipe terbaru mengurangi kapasitas demi penyediaan ruang yang lebih lega.
  • Fasilitas: Terdapat variasi fasilitas, mulai dari kursi sederhana tanpa sandaran kepala hingga kursi modern dengan desain ergonomis dan fitur tambahan seperti port USB.

Dengan beragamnya pilihan kursi ini, penumpang kini memiliki kesempatan untuk memilih jenis kursi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka, baik untuk perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh, menjadikan pengalaman naik kereta ekonomi semakin menyenangkan.