Money

Contohkan Jepang, BGN Soroti Dampak Positif Program Gizi yang Konsisten

Advertisement

Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Dapur Bergizi Indonesia (DPW Gapembi) Sumatera Barat resmi dilantik pada Rabu (22/4/2026) di The ZHM Premiere Hotel, Padang. Pelantikan ini menjadi momen penting dalam pengukuhan Agung Adithia Lingga sebagai Ketua DPW Gapembi Sumatera Barat, serta menegaskan komitmen dalam pengembangan program gizi nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dadan Hindayana; Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy; Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta; serta Wali Kota Padang, Fadly Amran, beserta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Kepala BGN RI Dadan Hindayana menyoroti perkembangan positif program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Jumlah dapur yang telah beroperasi mencapai 27.000 unit. Program ini semakin menunjukkan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor pangan dan distribusi,” ujar Dadan. Ia menambahkan bahwa hingga kini, hampir Rp 60 triliun telah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat melalui program tersebut.

Inspirasi dari Jepang untuk Peningkatan SDM

Dadan Hindayana juga menekankan pentingnya pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang konsisten. Ia mengambil contoh Jepang sebagai ilustrasi keberhasilan program gizi jangka panjang. “Pada sekitar tahun 1945, rata-rata tinggi badan masyarakat Jepang berada di kisaran 165 cm. Kini, generasi mudanya memiliki rata-rata tinggi badan di atas 176 cm. Hal ini tidak lepas dari program pemenuhan gizi yang konsisten dilakukan pemerintah Jepang,” jelasnya.

Pernyataan Dadan disambut baik oleh Ketua Umum DPP Gapembi, Alven Stony. Alven menegaskan kembali dukungan penuh organisasinya terhadap pelaksanaan program MBG, seraya menilai program tersebut memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kualitas generasi Indonesia di masa depan.

Advertisement

Aspek Cita Rasa Penting dalam Program Gizi

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, turut memberikan pandangan mengenai aspek krusial dalam program MBG, yaitu cita rasa. Menurutnya, selain memenuhi standar gizi, makanan yang disajikan harus menarik dan sesuai selera penerima manfaat. “Perlu ada penyesuaian dalam penyusunan menu agar tidak hanya bergizi, tetapi juga menggugah selera dan meningkatkan minat konsumsi,” tegas Vasko.

Pandangan serupa disampaikan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran. Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kandungan nutrisi, tetapi juga oleh penerimaan masyarakat terhadap makanan yang disediakan. “Menu harus disusun dengan baik, sehingga selain kaya nutrisi juga mampu meningkatkan selera makan,” katanya. Fadly menambahkan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh program MBG karena dinilai memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan kualitas generasi Indonesia.

Pelantikan DPW Gapembi Sumatera Barat ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program MBG di daerah, sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam penyediaan dapur bergizi yang berkualitas.

Advertisement