— Azril Putra Priyono, bocah 6 tahun asal Temanggung, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan publik setelah videonya yang menampilkan wajahnya “cemong” terkena jelaga arang menjadi viral. Pengalaman pertamanya naik kereta api menuju Jakarta pada 20 April lalu, untuk memenuhi undangan stasiun televisi swasta, dikenangnya dengan singkat, “Banter (kencang),” ujarnya pada Kamis malam (23/4/2026).

Kehadiran Azril dan ibunya, Prihati (43), di layar kaca membahas fenomena viral tersebut. Prihati mengaku tak menyangka video yang diunggah setahun lalu itu bisa mendulang perhatian luas. Video tersebut diduga direkam oleh seseorang yang kala itu sedang menagih utang kepada Prihati. Saat itu, Prihati bekerja di sebuah pabrik arang, dan Azril kerap menemaninya di sana.

Kisah di Balik Wajah “Cemong”

Prihati menceritakan momen ketika ia menitipkan uang kepada Azril untuk dibayarkan kepada seseorang. Ia merasa sungkan untuk meminta izin kepada bosnya demi membayar utang. “Saya enggak enak sama juragan kalau izin mau bayar utang. Makanya, pas mas-mas bank plecit datang, saya titipkan uang ke Azril,” tuturnya.

Awalnya, Prihati tidak menyadari bahwa orang tersebut secara rutin merekam Azril dalam berbagai momen. Ia baru menyadari ketika Azril kerap membawa pulang makanan yang ternyata pemberian dari orang tersebut.

Bukan Pekerja Pabrik, Tapi Teman Ibu

Di tengah viralnya video, muncul narasi di kalangan warganet yang menduga Azril ikut bekerja membantu perekonomian keluarga. Prihati membantah anggapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Azril, yang kini bersekolah di Taman Kanak-kanak, hanya menemaninya bekerja karena tidak ada yang mengasuh di rumah.

“Kalau di rumah tidak ada yang mengasuh. Setelah pulang sekolah, dia ke pabrik. Saya bekerja, Azril bermain sendiri,” kata Prihati.

Prihati telah bekerja di pabrik arang sejak tahun 2022 hingga 2025. Kemudian, pada awal tahun ini, ia beralih ke industri briket skala rumahan. Azril terkadang masih ikut menemaninya. Namun, setelah videonya viral, seorang kerabat menawarkan diri untuk mengasuh Azril.

Bantuan Datang untuk Keluarga Azril

Kementerian Sosial, melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung, telah memberikan bantuan berupa sembako dan perlengkapan sekolah kepada keluarga Azril. Selain itu, mereka juga menerima tiga ekor kambing beserta kandangnya, yang diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan di masa depan.

“Harapannya, bantuan ini dapat mendorong kemandirian keluarga. Kambing tersebut diharapkan bisa berkembang menjadi sumber penghasilan,” ujar Ambarina Murdiati, Pekerja Sosial Madya dari Sentra Terpadu Kartini Temanggung, dikutip dari situs Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Senin (20/4/2026).

Selain bantuan tersebut, keluarga Azril juga telah didaftarkan sebagai penerima Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan-Penerima Bantuan Iuran (BPJS PBI). Upaya untuk memberikan akses Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga sedang diupayakan.