Regional

Cegah Nasib seperti Hambalang, Pemkab Bogor Matangkan Rencana ‘Sport Center’ Rancabungur

Advertisement

Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya mencegah terulangnya kasus mangkrak seperti proyek Hambalang dengan mematangkan rencana pembangunan sport center seluas 500 hektare di Kecamatan Rancabungur. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan 21 cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan, menyatakan bahwa proses perencanaan saat ini masih berjalan, termasuk penajaman konsep dan identifikasi pihak-pihak yang akan terlibat dalam pembangunan kawasan olahraga tersebut.

“(Kebun sawit yang dialihfungsikan menjadi sport center) itu rencananya Kemenpora dan hasil koordinasi terakhir kemarin mereka ngecek lokasi. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan persiapan,” kata Asnan kepada Kompas.com, Kamis (23/4/2026).

Proyek berskala besar ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang pendanaannya utamanya akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Asnan menambahkan, hal ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena kemungkinan juga akan melibatkan partisipasi dari pihak ketiga dalam pengembangannya.

Optimisme Pelaksanaan Berdasarkan Program Nasional

Menanggapi kekhawatiran publik mengenai potensi mangkraknya proyek, Asnan meyakinkan bahwa pembangunan sport center ini memiliki perencanaan yang lebih matang karena statusnya sebagai program strategis nasional.

“Ini program nasional, jadi kita (Pemkab Bogor) optimis pelaksanaannya bisa berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asnan menilai pembangunan sport center ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan stimulasi aktivitas ekonomi baru.

Advertisement

Peran Dispora Kabupaten Bogor, menurut Asnan, difokuskan pada tahap persiapan dan koordinasi, termasuk dukungan terhadap perencanaan teknis yang akan dilakukan bersama pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait lainnya.

Mengenai besaran anggaran pembangunan dan detail keterlibatan pihak ketiga, Asnan mengaku belum mendapatkan informasi pasti karena masih dalam pembahasan di tingkat pusat. Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat demi memastikan kesiapan lahan dan dukungan teknis yang diperlukan agar proyek ini dapat segera terealisasi.

Lahan Aset Negara Siap Dialihfungsikan

Sebelumnya, telah diberitakan bahwa perkebunan sawit di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, akan diubah menjadi kawasan sport center terbesar di dunia dengan luasan mencapai 500 hektare. Proyek ini dirancang sebagai pusat pelatihan atlet nasional sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan kawasan olahraga nasional ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan strategis yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“Pembangunan kawasan olahraga nasional ini tentu akan memberikan dampak besar bagi Kabupaten Bogor, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Kita berharap kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga nasional, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” ujar Rudy saat dikonfirmasi melalui keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Rudy Susmanto menjelaskan, lahan yang direncanakan untuk pembangunan sport center ini merupakan kawasan perkebunan sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yang merupakan aset negara.

Advertisement