Akses.co.id — Seorang perempuan berinisial EN (20) dilaporkan menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (18/4/2026) setelah korban tergiur dengan sebuah iklan pekerjaan yang dilihatnya di media sosial Facebook.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cakung, AKP Zen, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika EN aktif mencari pekerjaan melalui iklan di Facebook. “Pelapor mencari pekerjaan lewat iklan di Facebook dengan judul beres-beres toko. Lalu, korban berkomunikasi melalui pesan Facebook dengan E (terduga pelaku),” ujar Zen saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026).
Setelah terjalin komunikasi awal, pelaku meminta EN untuk datang langsung ke sebuah lokasi yang telah ditentukan. EN pun berangkat dari kawasan Kota Wisata, Cibubur, menuju lokasi yang berada di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Setibanya di lokasi, EN meletakkan barang-barangnya, termasuk koper dan tas ransel. Pelaku kemudian memesankan ojek daring untuk EN dengan tujuan ke Pulomas, yang disebut sebagai lokasi kerja. Namun, sesampainya di alamat yang dijanjikan sebagai tempat kerja, korban justru mendapati rumah tersebut dalam keadaan kosong dan tidak berpenghuni.
Merasa ada yang tidak beres, EN segera kembali ke kawasan Penggilingan untuk mencari pelaku di lokasi pertemuan awal. Sayangnya, pelaku sudah tidak ditemukan di tempat. Lebih parahnya lagi, seluruh barang berharga milik korban juga telah raib.
“Selanjutnya korban kembali ke Penggilingan mencari pelaku di TKP, tetapi tidak ditemukan. Barang milik korban juga sudah tidak ada,” jelas Zen. EN kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kontrakan. Bersama saksi, mereka mencoba melihat rekaman CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.
Akibat penipuan ini, EN dilaporkan mengalami kerugian materiil yang cukup besar, diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Barang-barang yang dibawa kabur pelaku meliputi satu unit ponsel Redmi Note 14C dan uang tabungan korban yang diperkirakan sebesar Rp 7 juta.
Saat ini, pihak kepolisian Polsek Cakung masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan memburu keberadaannya. “Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelakunya,” tutur Zen.
Ikuti Akses.co.id
