— Penyanyi dangdut Nassar, yang akrab disapa King Nassar, mengungkapkan metode uniknya dalam mengatasi kelelahan dan stres. Berbeda dengan kebanyakan orang yang memilih berlibur atau berbelanja, Nassar justru menemukan pelipur lara dalam aktivitas profesionalnya di atas panggung.

Ia mengaku bahwa cara “menyembuhkan diri” atau healing baginya adalah dengan menghibur para penonton. Hal ini seringkali ia lakukan dengan mengenakan kostum-kostum yang nyentrik dan tak biasa, namun tetap dalam batas kewajaran.

“Aku tuh jarang healing. Healing aku itu menghibur orang, dengan cara show pakai baju yang aneh-aneh, dalam koridor yang betul ya,” ujar Nassar saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (27/4/2026).

Lebih lanjut, Nassar menjelaskan bahwa respons positif dan kebahagiaan yang terpancar dari para penonton menjadi sumber energi baginya. Baginya, hal tersebut jauh lebih memuaskan daripada aktivitas rekreasi konvensional.

“Kebahagiaan, bukan jalan-jalan atau shopping ke mal, bukan begitu. Jadi pada saat nyanyi, penonton sampai wah, sampai happy banget, itu healing-nya aku,” tuturnya.

Komitmen untuk memberikan hiburan maksimal ini mendorong Nassar untuk selalu tampil totalitas di setiap penampilannya. Penggemar mungkin masih mengingat beberapa kostum ikoniknya, termasuk saat ia tampil mengenakan kostum nanas di acara Pestapora pada tahun 2024.

Identitas Artistik

Nassar menegaskan bahwa ia tidak bisa tampil terlalu kaku atau formal dalam setiap pertunjukannya. Baginya, menjadi diri sendiri di atas panggung adalah kunci.

“Jadi memang enggak bisa serius-serius banget. Kayak orang diundang nyanyi serius, selesai, terima kasih, enggak begitu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keunikan dan kreativitas adalah ciri khasnya yang tidak dapat dipisahkan dari identitasnya sebagai seorang King Nassar.

“Kalau enggak melakukan sesuatu yang beda, itu bukan Nassar,” pungkasnya.