— Surabaya, kota yang dikenal sebagai pusat sejarah perjuangan, ternyata juga menyimpan pesona kuliner tradisional yang tak kalah memikat. Bagi para penikmat jajanan pasar autentik, Kartiko Heritage di kawasan Darmo menawarkan sebuah pengalaman berbeda untuk mengisi akhir pekan, memadukan warisan cita rasa dengan sentuhan modern.

Berlokasi strategis di Jalan Raya Darmo Permai Nomor 45-47, Pakis, Surabaya, Jawa Timur, rumah makan ini hadir dengan konsep yang kuat: melestarikan kelezatan jajanan pasar legendaris agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Di saat menjamurnya kafe-kafe kekinian dan restoran waralaba internasional, Kartiko Heritage menjadi oase bagi mereka yang merindukan cita rasa otentik dari masa lalu.

Perpaduan Arsitektur yang Membawa Nostalgia

Begitu melangkah ke dalam Kartiko Heritage, pengunjung akan disambut oleh bangunan yang unik, menampilkan perpaduan harmonis antara arsitektur Jawa dan Tionghoa. Dominasi material kayu pada struktur bangunan menciptakan suasana hangat dan elegan, kontras dengan hiruk-pikuk kawasan Darmo yang modern.

Sentuhan ornamen khas Jawa seperti sangkar burung berpadu apik dengan guci dan lampion bergaya Tionghoa. Di area dalam, meja dan kursi panjang bergaya angkringan Jawa tertata rapi, sementara lampu gantung berbentuk lampion memancarkan cahaya lembut, menciptakan atmosfer yang kental dengan nuansa nostalgia.

Perpaduan estetika ini bukan sekadar hiasan. Goey Hok Wei, pemilik Kartiko Heritage yang memiliki latar belakang peranakan Tionghoa, memang sangat menghargai tradisi kuliner Jawa. Visi ini tercermin dalam setiap detail arsitektur, menghadirkan nostalgia tanpa terkesan ketinggalan zaman.

Koleksi Jajanan Pasar dengan Sentuhan Kekinian

Keunikan Kartiko Heritage semakin terasa saat pengunjung melihat deretan jajanan pasar yang tersaji rapi di rak-rak area pintu masuk utama. Berbagai macam kue basah seperti lumpia, dadar gulung, kue lumpur, lemper, bolu gulung, hingga lapis Surabaya tertata menarik, menggugah selera.

Semua jajanan ini dibuat dari bahan-bahan alami dengan resep warisan turun-temurun. Rasa autentiknya terjaga, namun disajikan dengan kemasan modern yang memudahkan untuk dinikmati langsung atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Tidak hanya jajanan pasar, Kartiko Heritage juga menawarkan beragam menu makanan berat khas Nusantara dan peranakan. Pengunjung dapat menikmati rujak cingur, gado-gado, nasi pecel, nasi goreng, rawon, hingga hidangan laut seperti nasi amoy dan nasi segara.

Untuk melengkapi santapan, tersedia pula pilihan minuman tradisional seperti wedang jahe, beras kencur, sari dele, kolak, es blewah, dan es sirsak. Suasana tenang yang ditawarkan tempat ini menjadikan pengalaman kuliner semakin istimewa, sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga maupun teman.

Transaksi Praktis Tanpa Uang Tunai

Bagi pengunjung yang terbiasa dengan gaya hidup digital, Kartiko Heritage telah menerapkan sistem pembayaran yang praktis. Pengunjung tidak perlu lagi repot menyiapkan uang tunai atau mencari ATM di sekitar lokasi.

Melalui aplikasi BRImo, pengunjung dapat melakukan scan QRIS BRI untuk menyelesaikan transaksi dalam hitungan detik. Sistem ini juga sangat membantu bagi wisatawan dari luar kota yang tidak ingin membawa banyak uang tunai.

Goey menjelaskan bahwa penerapan sistem pembayaran digital memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik pengunjung maupun pengelola. Ia menekankan, “Kalau mau terjun di food and beverage, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat makanan atau minuman yang enak. Kedua, pelayanan. Terakhir, perhatikan konsisten menu, harus benar-benar dijaga.”

Ia juga menambahkan pentingnya mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam hal sistem pembayaran. “Mau tidak mau kita harus mengikuti zaman. Sekarang sudah zamannya digital. Jadi, kita sangat diuntungkan sekali dengan kemajuan teknologi,” ucapnya.

Pengelolaan Bisnis Lebih Efisien Berkat Teknologi

Dari sisi pengelola, Goey mengaku sangat terbantu dengan sistem pembayaran digital dari BRI. Ia tidak perlu lagi menyediakan banyak uang kembalian tunai, karena semua transaksi tercatat otomatis dan dapat diakses kapan saja melalui sistem rekening.

Transaksi yang sepenuhnya non-tunai juga membuat arus keuangan menjadi lebih tertata. Dana yang masuk tercatat secara otomatis dan dapat dipantau setiap hari, memungkinkan pengelola untuk mengatur arus kas dengan lebih rapi dan efisien.

Hal ini menjadi krusial mengingat volume pengunjung Kartiko Heritage yang cukup tinggi, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Dengan sistem digital, pengelola dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas pelayanan tanpa harus terbebani dengan urusan perhitungan uang tunai.

Fasilitas Lengkap untuk Kenyamanan Pengunjung

Kartiko Heritage tidak hanya mengandalkan keunggulan rasa dan konsep tradisionalnya. Berbagai fasilitas pendukung turut disediakan untuk menjamin kenyamanan pengunjung, meliputi area parkir yang luas, pilihan tempat makan indoor dan outdoor, mushala, toilet, hingga spot foto yang Instagramable.

Rumah makan ini buka setiap hari. Pada hari Senin hingga Jumat, operasional dimulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Sementara itu, pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, pintu dibuka lebih awal, yaitu pukul 07.00 hingga 20.00 WIB.

Dengan konsep unik, ragam menu autentik, dan dukungan sistem pembayaran modern, Kartiko Heritage membuktikan bahwa bisnis kuliner tradisional mampu bertahan dan berkembang di era digital. Dukungan teknologi pembayaran dari BRI semakin memperkuat kemampuannya dalam memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.

Bagi wisatawan maupun warga Surabaya yang merindukan cita rasa jajanan pasar legendaris, Kartiko Heritage menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Rasakan nostalgianya, nikmati tradisinya, dan abadikan setiap momen berharga.