Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah pengguna TikTok di Indonesia menemukan cara untuk memulihkan akun yang terblokir atau terancam dihapus karena dugaan pelanggaran batas usia minimum. Berbagai langkah ini ramai dibagikan di media sosial setelah banyak pengguna mengeluhkan akun mereka dinonaktifkan meskipun telah memenuhi syarat usia.
Salah satu pengguna yang membagikan pengalamannya adalah akun TikTok Sukadirumah.official. Ia menjelaskan serangkaian tahapan yang bisa diikuti untuk mengajukan pemulihan akun.
Langkah Pemulihan Akun TikTok
Menurut pengalaman Sukadirumah.official, langkah pertama adalah mencoba mengajukan banding (appeal) secara berulang. Proses ini diharapkan memunculkan opsi tambahan berupa menu “Report a problem”.
Setelah opsi tersebut muncul, pengguna diarahkan untuk masuk ke halaman Frequently Asked Questions (FAQ) dan menekan ikon jam yang terletak di bagian kanan atas layar.
Selanjutnya, pengguna perlu membuka menu “Your support tickets”. Di bagian pojok kanan atas, terdapat ikon tiket yang bisa diklik untuk membuat laporan baru.
Dalam laporan tersebut, pengguna disarankan untuk menuliskan permintaan spesifik, seperti “ingin memperbarui tanggal lahir”, guna mengklarifikasi data usia yang dianggap tidak sesuai oleh sistem TikTok.
Pemilik akun Sukadirumah.official menambahkan bahwa TikTok kemudian akan meminta pengguna untuk mengunggah foto diri sambil memegang kartu identitas (KTP) sebagai bagian dari proses verifikasi. “Kalau kalian mau appeal, pakai foto KTP sama foto wajah. Habis itu udah kebuka account-nya,” ujar pemilik akun tersebut.
Metode ini disebut menjadi solusi sementara yang banyak dibagikan oleh pengguna yang terdampak oleh pemblokiran akun berbasis usia.
Konteks Penghapusan Akun
Sebelumnya, banyak pengguna TikTok di Indonesia melaporkan bahwa akun mereka tiba-tiba dinonaktifkan dengan notifikasi akan dihapus dalam jangka waktu tertentu. Notifikasi tersebut menyatakan adanya pelanggaran ketentuan usia, namun menyertakan opsi banding serta pengunduhan data.
Menariknya, laporan menunjukkan bahwa tidak hanya pengguna di bawah umur yang terdampak oleh masalah ini, tetapi juga pengguna yang telah berusia dewasa.
Hingga saat ini, TikTok belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab pasti masalah ini. Belum diketahui apakah hal ini disebabkan oleh adanya bug sistem atau merupakan bagian dari implementasi kebijakan baru dari platform tersebut.
Ikuti Akses.co.id
