Akses.co.id — SOLO, KOMPAS.com – Calon jemaah haji yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo, Jawa Tengah, akan menerima uang saku atau living cost sebesar 750 Riyal Arab Saudi per orang. Dana ini diserahkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) saat para calon jemaah memasuki area embarkasi.
Penyerahan secara simbolis telah dilakukan kepada calon jemaah haji dari kloter 6 Kabupaten Brebes. Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, menjelaskan bahwa uang saku yang diberikan merupakan bagian dari nilai manfaat dana kelola BPKH.
“BPKH memperoleh nilai manfaat sekitar Rp 12 triliun dari total dana kelolaan sebesar Rp 180 triliun. Nilai manfaat ini didistribusikan kepada jemaah yang masih menunggu antrean maupun jemaah yang akan berangkat,” ujar Sulistyowati dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (24/4/2026).
Selain uang saku, Sulistyowati menambahkan, jemaah juga akan menerima 750 Riyal Arab Saudi yang dapat digunakan sebagai bekal operasional selama berada di Tanah Suci. Distribusi uang saku ini dilakukan secara bertahap di berbagai embarkasi di seluruh Indonesia.
“Uang saku dipersiapkan sebagai bekal operasional selama di Tanah Suci, baik untuk kebutuhan harian tambahan maupun pemenuhan kewajiban pembayaran DAM (denda haji),” imbuhnya.
Layanan Terintegrasi di Embarkasi
Sulistyowati juga mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang dinilai lebih mudah berkat adanya layanan one stop service di embarkasi. Seluruh pelayanan terintegrasi dalam satu lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengambilan data, pemasangan gelang identitas, pengecekan dokumen nusuk, hingga penerimaan uang saku.
Berdasarkan informasi dari Embarkasi Solo, tercatat ada 10 kloter calon jemaah haji yang masuk dengan total 3.595 orang. Dari jumlah tersebut, 8 kloter yang terdiri dari 2.863 orang dijadwalkan akan diterbangkan ke Tanah Suci.
Sementara itu, terdapat delapan calon jemaah haji yang dilaporkan sakit. Rinciannya, dua orang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo, satu orang di RS TNI AU, tiga orang di RSUP Solo, dan dua orang di klinik Embarkasi Solo.
Ikuti Akses.co.id
