Akses.co.id — INDRAMAYU, Kompas.com – Sebuah bus rombongan jemaah haji asal Kabupaten Bekasi mengalami mogok mendadak di Jalur Pantura, Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat (24/4/2026) pagi. Insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga yang menduga adanya kecelakaan lalu lintas.
Namun, pihak kepolisian dengan tegas membantah kabar tersebut. Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menyatakan bahwa bus tersebut tidak terlibat dalam kecelakaan.
“Tidak ada kecelakaan yang melibatkan rombongan jemaah haji,” kata Undang saat dikonfirmasi pada Jumat sore.
Kendala Teknis Jadi Penyebab
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, penyebab bus berhenti mendadak adalah kendala teknis. Rombongan bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Asrama Haji Indramayu menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
Perjalanan sempat berjalan lancar hingga bus tiba di lampu merah wilayah Kecamatan Widasari. Di lokasi tersebut, salah satu bus mengalami mati mesin akibat masalah kelistrikan.
“Ketika sampai lampu merah ada goyangan jalan rusak bergelombang, mesin bus kemudian tiba-tiba mati dikarenakan ada arus listrik dari kontak kabel yang terlepas dan menyebabkan mesin mati,” jelas Masnan.
Jemaah Dievakuasi ke Bus Cadangan
Untuk memastikan para jemaah tidak terlambat menuju bandara, langkah evakuasi segera dilakukan. Seluruh jemaah yang berada di dalam bus yang mogok dipindahkan ke bus cadangan.
“Kondisi jemaah haji kami pastikan aman dan sampai ke bandara dengan selamat,” ujar Masnan, memastikan keselamatan para jemaah.
Sementara itu, bus yang mengalami mogok langsung ditangani oleh teknisi. Setelah perbaikan selesai, bus tersebut dikembalikan ke Asrama Haji untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Kondisi bus saat ini juga sudah normal kembali. Tadi juga dilakukan verifikasi kondisi dan kelayakan bus, setelah diverifikasi bus dinyatakan sudah layak dan dalam kondisi normal sehingga dapat dipergunakan kembali untuk mengantar jemaah,” ungkap Masnan.
Ikuti Akses.co.id
