Akses.co.id — BEIJING – Merek kendaraan elektrifikasi iCar, yang baru berdiri pada April 2023 di bawah naungan Chery Group, mengklaim telah menemukan formula ampuh untuk menembus pasar global dengan kecepatan luar biasa. Kunci utama ekspansi kilat ini terletak pada penerapan standar global yang seragam di seluruh aspek bisnisnya, sejak riset dan pengembangan (R&D) hingga manufaktur dan fitur perlindungan kendaraan.
Pendekatan iCar sejak awal memang dirancang untuk tidak hanya berfokus pada pasar domestik China, melainkan langsung membidik pasar internasional dengan strategi yang terpadu. Langkah awal ekspansi global direncanakan dimulai pada tahun 2025 dengan penetrasi ke pasar Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Thailand. Kawasan ini menjadi pijakan strategis sebelum memperluas jangkauan ke pasar yang lebih luas.
Memasuki tahun 2026, iCar berencana untuk meningkatkan agresivitasnya dengan memasuki pasar otomotif terbesar di ASEAN, yaitu Indonesia. Setelah itu, mereka akan melanjutkan ekspansi ke Timur Tengah, termasuk peluncuran resmi model V27 yang dijadwalkan pada Mei 2026.
Standar Global, Eksekusi Lokal
CEO iCar, Dr. Su Jun, menjelaskan bahwa kesuksesan pergerakan cepat mereknya di pasar global berakar pada kesederhanaan filosofi yang dipegang teguh.
“Banyak orang bertanya, bagaimana iCar bisa bergerak dengan cepat ke pasar global? Jujur saja, jawabannya benar-benar sederhana. Kita mengikuti satu standar global, baik di R&D, di manufaktur, hingga di perlindungan kendaraan (fitur),” ujar Su Jun dalam konferensi pers di Beijing Auto Show 2026, China, Jumat (24/4/2026).
Meskipun mengusung standar global, Su Jun menekankan bahwa implementasinya tetap disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing negara. Pendekatan hibrida ini memungkinkan iCar untuk menjaga konsistensi kualitas produk secara keseluruhan, sekaligus memastikan relevansi dengan karakteristik pasar lokal yang beragam.
“Kita selalu menjaga standar global tetapi untuk setiap negara kita eksekusi secara lokal,” tambahnya.
Respons Pasar dan Rencana Masa Depan
Strategi ini terbukti memberikan hasil positif. Model V23 dilaporkan mendapat sambutan hangat di pasar Asia Tenggara, sementara V27 mulai membangun citra yang kuat di Timur Tengah. Keberhasilan lintas kawasan ini menjadi fondasi penting bagi langkah ekspansi iCar selanjutnya.
“Kesuksesan V27 di Timur Tengah dan V23 di Asia Tenggara, tidak lepas dengan filosofi mobil global kita. Kita sekarang siap untuk jauh lebih jauh,” kata Su Jun, menunjukkan optimisme terhadap potensi mereknya.
Ke depan, iCar juga berencana untuk menyesuaikan portofolio produknya agar dapat menjangkau lebih banyak pasar. Salah satu penyesuaian penting adalah menghadirkan varian right-hand drive (setir kanan) untuk negara-negara yang memang menggunakan konfigurasi tersebut.
“Hari ini, kita menjawab atas kebutuhan pasar global yang bisa bergerak dengan cepat. Dan saya bangga untuk mengumumkan peluncuran V27 untuk pasar global, right-hand drive,” ungkapnya.
Dengan fondasi sebagai merek global sejak awal pendirian, strategi standar yang konsisten, serta eksekusi lokal yang adaptif, iCar menunjukkan bahwa pemain baru di industri otomotif global pun memiliki potensi untuk bergerak cepat dan bersaing secara kompetitif.
Ikuti Akses.co.id
