Akses.co.id — PALEMBANG, KOMPAS.com – Warga di Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di dalam selokan. Jasad korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di selokan yang terletak di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara.
Penemuan tragis ini pertama kali dilaporkan oleh Wanda, seorang juru parkir yang kebetulan berada di lokasi. Ia mengaku awalnya hendak melapor ke polisi ketika melihat sesosok mayat di dalam selokan.
“Saya sedang jaga parkir, lalu ada warga yang memberi tahu melihat mayat di parit. Saat saya cek, ternyata benar. Saya langsung melapor ke polisi,” ujar Wanda, Minggu (26/4/2026).
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ilir Barat I, Palembang. Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.
Identitas Korban Terungkap
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial STZ, seorang bocah berusia 10 tahun yang beralamat di Jalan Hulubalang II, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Identitas STZ terkonfirmasi setelah orang tuanya datang ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang untuk melihat jenazah.
“Orang tua korban datang dan melihat kondisi jenazah dari hasil pemeriksaan dipastikan itu adalah STZ,” kata Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh.
Dugaan Kematian Akibat Epilepsi
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari orang tua korban, STZ diketahui mengidap penyakit epilepsi yang sering kambuh. Dugaan sementara, tewasnya STZ disebabkan oleh penyakit epilepsi yang tiba-tiba kambuh.
“Korban mengidap epilepsi. Dugaan sementara, penyakitnya kambuh dan korban terjatuh ke dalam parit,” ujar Kompol Fauzi Saleh.
Ikuti Akses.co.id
