Regional

BMKG Prediksi Hujan Guyur Sumatera Utara 7 Hari ke Depan, Ini Wilayah yang Perlu Siaga

Advertisement

MEDAN, KOMPAS.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Sumatera Utara akan terus diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama tujuh hari ke depan. Potensi cuaca ini dipengaruhi oleh berbagai dinamika atmosfer di skala regional maupun lokal.

Informasi tersebut disampaikan oleh Tim Sistem Peringatan Dini BMKG Wilayah I melalui keterangan tertulis yang diterima di Medan, Selasa (21/4/2026), seperti dilansir dari Antara.

Faktor Penyebab Potensi Hujan Tinggi

BMKG menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi cuaca di Sumatera Utara adalah fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini sedang melintasi sebagian wilayah pulau tersebut. Selain itu, adanya perlambatan angin dan pemanasan permukaan yang cukup kuat pada siang hari turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan.

Ditambah lagi, terdapat sirkulasi siklonik di Samudra Hindia bagian barat Aceh. Fenomena ini memicu terbentuknya daerah pertemuan angin, yang dikenal sebagai konvergensi dan konfluensi. Kondisi tersebut secara signifikan meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di wilayah yang terdampak pola anginnya.

Peran Faktor Lokal dalam Pembentukan Hujan

Selain faktor regional, BMKG juga menyoroti peran penting faktor lokal dalam meningkatkan curah hujan di Sumatera Utara. Salah satunya adalah kondisi labilitas atmosfer yang terpantau cukup kuat di wilayah tersebut. Labilitas atmosfer ini mendukung proses konvektif, yaitu proses naiknya massa udara hangat yang kemudian membentuk awan hujan.

Adanya belokan angin yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi juga turut memperkuat pertumbuhan awan hujan. Kombinasi dari berbagai faktor ini diperkirakan akan mendominasi cuaca di Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan, dengan intensitas hujan yang bervariasi mulai dari ringan hingga lebat.

Advertisement

Wilayah yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan

BMKG mengingatkan adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah. Wilayah-wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi:

  • Kabupaten Langkat
  • Kota Medan
  • Deli Serdang
  • Binjai
  • Batubara
  • Tebing Tinggi
  • Serdang Bedagai
  • Pematang Siantar
  • Karo
  • Dairi
  • Pakpak Bharat

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di wilayah:

  • Asahan
  • Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara
  • Simalungun
  • Toba
  • Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan
  • Humbang Hasundutan
  • Gunung Sitoli
  • Kepulauan Nias (Nias, Nias Barat, Nias Selatan, dan Nias Utara)
  • Padang Sidempuan
  • Sibolga
  • Mandailing Natal
  • Padang Lawas dan Padang Lawas Utara

Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan air, banjir, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat. Mengingat dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diminta untuk terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG dan mengantisipasi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana seperti banjir dan longsor, diimbau untuk lebih waspada dan mengambil langkah mitigasi yang diperlukan.

Advertisement