Regional

BMKG Ingatkan Potensi Hujan di Jateng Hingga Akhir April, Jangan Terkecoh Cuaca Panas

Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat masih menghantui sebagian wilayah Jawa Tengah hingga akhir April 2026. Warga diminta waspada dan tidak terlena dengan teriknya matahari di siang hari.

Prakirawan Cuaca BMKG, Noor Jannah Indriyani, menjelaskan bahwa meskipun intensitas curah hujan cenderung menurun dalam beberapa waktu terakhir, potensi gangguan cuaca tetap ada. Wilayah Pegunungan Tengah dan Solo Raya menjadi area yang paling berisiko mengalami hujan lebat, terutama pada sore hari.

“Untuk tujuh hari ke depan, meski intensitasnya menurun, potensi hujan tetap ada, terutama di wilayah Pegunungan Tengah hingga pesisir selatan,” ujar Noor melalui sambungan telepon pada Kamis (23/4/2026).

Noor mengimbau masyarakat untuk tidak terkecoh dengan suhu panas yang terasa kuat pada pagi hingga siang hari. Fenomena ini justru dapat memicu pembentukan awan konvektif yang berpotensi membawa hujan lebat, disertai petir dan angin kencang pada sore harinya.

Advertisement

Sebaran Potensi Hujan 22-29 April 2026

  • Rabu (22/4/2026): Hujan sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur wilayah Pantura, Pegunungan Tengah, hingga Solo Raya pada sore dan awal malam.
  • Kamis – Jumat (23-24/4/2026): Fokus potensi hujan bergeser ke wilayah Pegunungan Tengah serta sebagian pesisir selatan Jawa Tengah.
  • Sabtu – Rabu (25-29/4/2026): Meskipun intensitas menurun secara umum, hujan dengan durasi singkat diprediksi masih sering terjadi secara lokal di wilayah dataran tinggi.

Noor menambahkan, suhu udara di Kota Semarang yang mencapai 33-34 derajat Celsius, ditambah dengan kelembapan yang fluktuatif, menyebabkan kondisi cuaca terasa gerah. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga benar-benar memasuki musim kemarau pada akhir April atau awal Mei mendatang.

“Kami imbau masyarakat tetap sedia payung atau jas hujan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hari. Waspadai munculnya awan Cumulonimbus yang gelap dan menjulang tinggi, karena itu pertanda potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang dalam waktu singkat,” tegasnya.

Advertisement