Akses.co.id — JAKARTA, CNN INDONESIA. Sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) pada beberapa model skutik premium Honda, seperti PCX, ADV, dan Stylo 160, merupakan fitur krusial untuk keselamatan berkendara. Namun, sebagaimana komponen elektronik lainnya, sistem ABS tidak luput dari potensi kendala atau malfungsi.
Memahami sinyal dari lampu indikator ABS di panel instrumen menjadi kunci bagi pengendara untuk mendeteksi dini adanya masalah. Lampu ini berfungsi sebagai alat komunikasi antara sistem pengereman dan pengemudi.
Aries Mandala, Kepala Bengkel AHASS Pelangi Prima Mandiri, menjelaskan bahwa cara paling sederhana untuk mengidentifikasi adanya gangguan pada sistem ABS adalah dengan memperhatikan kedipan lampu indikator di area spidometer saat motor digunakan.
“Yang penting ketika motor jalan, sensor ABS-nya normal ditandai tidak ada kedipan sensor ABS-nya pada spidometer,” ujar Aries kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2026).
Sinyal Kedipan Indikator ABS
Dalam kondisi normal, ketika kunci kontak diputar ke posisi “On”, lampu indikator ABS akan menyala sejenak. Namun, setelah motor mulai bergerak melampaui ambang kecepatan tertentu, lampu tersebut seharusnya padam secara otomatis, menandakan sistem siap berfungsi.
Jika situasi ini berbeda, pemilik kendaraan disarankan untuk waspada. Aries menguraikan bahwa terdapat indikasi visual yang jelas apabila sistem ABS mengalami gangguan.
“Lihat dulu ada atau tidaknya kedipan ABS di spidometer. Kalau ada kedipan lambang ABS di spidometer, berarti ada kendala di ABS-nya,” tegas Aries.
Dampak Saat Lampu ABS Berkedip
Aries menegaskan, apabila lampu indikator ABS terus berkedip atau tetap menyala saat motor tengah melaju, hal tersebut merupakan pertanda bahwa sistem pengaman pengereman tidak sedang aktif.
“Otomatis ABS tidak bekerja, harus dicek dahulu,” katanya.
Dalam kondisi ABS yang mengalami gangguan, fungsi pengereman pada dasarnya tetap dapat bekerja layaknya rem cakram konvensional. Namun, keunggulan utama ABS, yakni mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, tidak akan berfungsi. Kondisi ini dapat berisiko, terutama saat pengereman mendadak di permukaan jalan yang licin.
Perlu dicatat, sistem ABS pada sepeda motor Honda dirancang untuk aktif ketika kecepatan motor mencapai titik tertentu. Jika sistem berfungsi sebagaimana mestinya, lampu indikator akan padam dan fitur keselamatan ini siap melindungi pengendara.
“Kalau normal, tidak ada kedipan di lambang ABS-nya. ABS bekerja pada saat kecepatan motor di atas 10 km/jam,” jelas Aries.
Ikuti Akses.co.id
