PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kini memungkinkan nasabahnya untuk melakukan transaksi menggunakan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara di Korea Selatan. Inisiatif ini diharapkan mempermudah masyarakat Indonesia yang berada di negeri ginseng tersebut untuk bertransaksi secara digital.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyatakan kesiapan banknya untuk mendukung implementasi layanan QRIS Cross Border di Korea Selatan. “BCA siap mendukung implementasi layanan QRIS Cross Border di Korea Selatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (23/4/2026).
Layanan ini secara resmi telah diluncurkan sejak 1 April lalu, memungkinkan masyarakat Indonesia menggunakan QRIS saat bertransaksi di Korea Selatan. Pengguna dapat mengakses fitur ini melalui aplikasi myBCA maupun BCA mobile.
Penguatan Konektivitas Sistem Pembayaran
Implementasi QRIS dengan Korea Selatan ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia (BI) untuk memperkuat konektivitas sistem pembayaran antarnegara. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara BI dan Bank of Korea yang bertujuan menghadirkan sistem pembayaran lintas negara yang lebih efisien dan inklusif.
“Kami mengapresiasi inisiatif BI dalam mengembangkan QRIS Cross Border sebagai solusi pembayaran yang mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat Indonesia di luar negeri,” ucap Hendra Lembong.
Selain Korea Selatan, masyarakat Indonesia juga dapat memanfaatkan layanan QRIS Antarnegara ini saat bertransaksi di negara lain seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Mekanisme penggunaannya pun sama, yaitu melalui aplikasi myBCA atau BCA mobile.
Peningkatan Transaksi QRIS Antarnegara
Perluasan layanan QRIS Antarnegara ini disambut baik oleh nasabah. Tercatat, volume transaksi QRIS Antarnegara yang difasilitasi oleh BCA mengalami peningkatan signifikan. Per akhir 2025, volume transaksi tercatat melonjak 185 persen secara tahunan.
Sementara itu, nilai transaksinya mencapai Rp 632 miliar, meningkat 148 persen secara tahunan pada periode yang sama. Angka ini menunjukkan tren positif adopsi pembayaran digital lintas negara di kalangan nasabah BCA.
Secara keseluruhan, Bank Indonesia mencatat hingga awal tahun ini, total transaksi QRIS Antarnegara telah mencapai lebih dari 7,6 juta transaksi. Angka ini terdiri dari 5,9 juta transaksi inbound dan 1,7 juta transaksi outbound yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia di luar negeri.
“Sejauh ini, QRIS Cross Border telah mendukung kebutuhan nasabah yang beraktivitas di luar negeri, mulai dari transaksi ritel harian, konsumsi, hingga pembayaran di sektor pariwisata dan gaya hidup. BCA senantiasa berkomitmen mengembangkan dan memperluas layanan digital guna memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” ungkap Hendra Lembong.
Cara Bertransaksi QRIS Antarnegara
Bagi nasabah yang ingin menggunakan QRIS Antarnegara di Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, maupun Jepang, berikut adalah langkah-langkahnya melalui aplikasi myBCA atau BCA mobile:
- Buka aplikasi myBCA atau BCA mobile.
- Pilih fitur QRIS atau “scan QR”.
- Arahkan kamera ponsel untuk memindai kode QR di merchant luar negeri yang mendukung QRIS.
- Nominal transaksi akan secara otomatis dikonversi ke dalam mata uang Rupiah.
- Konfirmasikan pembayaran dengan memasukkan PIN transaksi Anda.






