— Munculnya tunas hijau kecil pada bawang putih di dapur kerap menimbulkan keraguan, apakah bahan pangan ini masih aman dikonsumsi atau justru berisiko bagi kesehatan. Kebiasaan membuang bawang putih yang sudah bertunas cukup umum terjadi karena kekhawatiran akan efek negatifnya.

Namun, sebuah ulasan di laman Real Simple mengungkap fakta yang mungkin mengejutkan: bawang putih yang sudah bertunas ternyata aman untuk disantap dan bahkan menyimpan potensi manfaat kesehatan lebih tinggi.

Bawang Putih Bertunas: Aman dan Tak Berbahaya

Menurut ulasan tersebut, bawang putih yang bertunas tidak mengandung senyawa berbahaya seperti solanin yang ditemukan pada kentang bertunas. Tunas pada bawang putih hanyalah bagian dari proses pertumbuhan alami tanaman tersebut.

Meskipun aman dikonsumsi, perubahan yang paling kentara adalah pada rasanya. Tunas hijau yang tumbuh di tengah siung bawang putih cenderung memiliki rasa yang lebih pahit dan tajam dibandingkan bawang putih segar. Perubahan rasa ini bisa menjadi pertimbangan, terutama jika Anda sedang mengolah masakan yang membutuhkan cita rasa lembut.

Potensi Nutrisi Lebih Tinggi

Di balik rasa pahitnya, bawang putih bertunas ternyata menawarkan keunggulan nutrisi. Sebuah studi yang dikutip oleh Real Simple menunjukkan bahwa bawang putih yang telah bertunas selama kurang lebih lima hari justru memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan bawang putih segar.

Proses pembentukan tunas memicu produksi senyawa kimia spesifik yang berfungsi melindungi tanaman muda. Senyawa inilah yang kemudian memberikan manfaat tambahan bagi tubuh manusia, antara lain:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Mendukung kesehatan jantung.
  • Memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan radikal bebas.

Tips Mengolah Bawang Putih Bertunas

Bagi Anda yang ingin tetap memanfaatkan bawang putih bertunas namun ingin meminimalkan rasa pahitnya, terdapat beberapa cara pengolahan yang bisa dicoba:

1. Belah dan Buang Tunasnya

Siung bawang putih dapat dibelah secara vertikal. Kemudian, gunakan ujung pisau untuk mencungkil tunas hijau yang berada di bagian tengah. Sisa siung bawang putih akan tetap mempertahankan rasa bawang yang dominan.

2. Gunakan untuk Masakan Berbumbu Tajam

Rasa pahit dari tunas bawang putih cenderung akan tersamarkan jika diolah bersama hidangan yang kaya rempah atau memiliki cita rasa pedas yang kuat.

3. Hindari Penggunaan Mentah

Disarankan untuk tidak mengonsumsi bawang putih bertunas dalam keadaan mentah, misalnya untuk campuran saus salad atau aioli, karena rasa pahitnya akan sangat terasa menonjol.

Jadi, ketika Anda menemukan bawang putih yang mulai bertunas, tidak perlu terburu-buru membuangnya. Fenomena ini bukanlah tanda pembusukan, melainkan indikasi bahwa bawang tersebut sedang dalam fase pertumbuhan. Dengan sedikit penyesuaian dalam pengolahan, Anda tetap dapat menikmati manfaat nutrisinya yang tinggi, sehingga dapur menjadi lebih hemat dan tubuh lebih sehat.