Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com – Indomobil Group semakin agresif memboyong merek-merek otomotif asal China ke pasar Indonesia. Langkah strategis ini diambil seiring dengan perubahan peta industri otomotif global yang dinilai semakin menguntungkan produk-produk dari Negeri Tirai Bambu.
Saat ini, beberapa merek China yang telah berada di bawah naungan Indomobil Group meliputi GAC, Maxus, dan Changan. Ke depan, portofolio ini akan diperkaya dengan kehadiran Leapmotor serta merek mobil mewah Hongqi.
Direktur Indomobil Group, Andrew Nasuri, menjelaskan bahwa keputusan untuk merangkul merek-merek China didasari oleh pergeseran lanskap industri otomotif dunia. Ia menekankan bahwa produk-produk China kini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kualitas, presisi, dan daya saing harga.
“Jadi kita harus lihat dari posisi dunia, produk China posisinya sudah beda, kualitas sudah dapat, presisi sudah dapat, harga juga luar biasa, itu tidak bisa bohong,” kata Andrew di Beijing, China, Jumat (24/4/2026).
Andrew mengakui bahwa persepsi terhadap produk China masih perlu dikoreksi. Masih ada anggapan bahwa merek China identik dengan produk “kelas dua”. Namun, ia menegaskan bahwa strategi Indomobil bukan berarti berorientasi tunggal pada satu negara.
“Engga. Karena kita lihatnya China itu basis produksi,” ujarnya.
Pandangan ini menempatkan China sebagai pusat manufaktur global yang unggul dalam efisiensi dan daya saing, terlepas dari asal-usul mereknya.
Peran Edukasi Pasar
Lebih lanjut, Andrew menyoroti pentingnya edukasi bagi pasar Indonesia mengenai perkembangan industri otomotif, khususnya dari China. Ia menilai konsumen di Tanah Air masih memerlukan pemahaman yang lebih mendalam.
“Kami melihatnya begini, pasar Indonesia perlu edukasi,” kata Andrew.
Edukasi ini krusial agar konsumen dapat mengenali peningkatan pesat yang telah dicapai produk otomotif China. Peningkatan tersebut mencakup aspek kualitas, teknologi terkini, serta penawaran harga yang sangat kompetitif.
Ikuti Akses.co.id
