Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Jakarta memprioritaskan transformasi dan penguatan infrastruktur digital sebagai strategi utama perusahaan di tengah dinamika industri jasa keuangan yang terus berubah dan meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap layanan perbankan.
Perubahan teknologi yang pesat dan pergeseran perilaku konsumen menuntut industri perbankan untuk beradaptasi secara cepat. “Kami menyadari ekspektasi terhadap Bank Jakarta terus meningkat oleh sebab itu, tidak ada opsi lain selain bertransformasi dan berinovasi secara konsisten,” ujar Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, dalam keterangan tertulis pada Jumat (24/4/2026).
Menurut Agus, transformasi ini merupakan langkah krusial untuk menjaga daya saing serta meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah. Kepercayaan dari nasabah dan para pemangku kepentingan menjadi dorongan bagi Bank Jakarta untuk terus berinovasi.
Upaya transformasi tersebut turut ditopang oleh penguatan sisi teknologi dan operasional. Direktur Teknologi dan Operasional Bank Jakarta, Daniel Setiawan Subianto, menjelaskan bahwa integrasi teknologi dan operasional menjadi kunci untuk mendukung efisiensi dan keandalan layanan.
“Penghargaan ini merupakan cerminan dari kerja keras seluruh insan Bank Jakarta dalam mengintegrasikan teknologi dan operasional yang terintegrasi dengan baik. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur digital kami guna memastikan pelayanan yang lebih cepat, aman, dan handal bagi seluruh nasabah,” kata Daniel.
Pernyataan ini menegaskan arah strategi Bank Jakarta yang memandang penguatan fondasi digital bukan sekadar modernisasi sistem, melainkan juga sebagai penopang kualitas layanan yang esensial.
Dalam industri perbankan modern, kecepatan transaksi, keamanan sistem, dan keandalan operasional menjadi faktor penentu utama dalam pengalaman nasabah. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur digital dipandang sebagai bagian integral dari agenda transformasi yang lebih luas.
Agus menekankan bahwa adaptasi adalah sebuah keharusan di tengah realitas industri yang penuh tantangan. Transformasi, menurutnya, tidak hanya mencakup adopsi teknologi, tetapi juga kesiapan perusahaan dalam merespons dinamika pasar secara berkelanjutan.
Transformasi Menjadi Penggerak Bisnis
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyatakan bahwa capaian yang diraih perusahaan di tengah proses transformasi menjadi motivasi bagi seluruh elemen perusahaan untuk terus memperkuat arah perubahan ini. Transformasi yang berjalan diharapkan dapat menopang langkah Bank Jakarta menjadi institusi yang inovatif dan adaptif.
“Semoga penghargaan ini menjadi pemantik semangat Bank Jakarta untuk dapat hadir menjadi bank yang inovatif, dan adaptif dalam mendukung perwujudan Jakarta menjadi kota Global,” ujar Arie.
Bank Jakarta juga menegaskan bahwa transformasi tidak hanya menyasar sisi internal, melainkan juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan layanan yang terus berkembang. Komitmen memperkuat infrastruktur digital merupakan bagian dari upaya memastikan layanan yang lebih cepat, aman, dan andal, seiring dengan meningkatnya tuntutan efisiensi dan kualitas pelayanan di industri keuangan.
Agenda transformasi ini bertepatan dengan penerimaan Bank Jakarta atas penghargaan Indonesia 50 Best Chief Executive Officer Awards dan Indonesia Best Chief Operations Officer Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics di Jakarta.
Agus H Widodo meraih penghargaan The Best CEO Category Employee Choice dalam Indonesia Best 50 CEO Awards 2026. Sementara itu, Daniel Setiawan Subianto menerima penghargaan Indonesia Best COO Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan kepada CEO dan COO dari berbagai industri, termasuk BUMN, BUMD, swasta nasional, dan internasional, yang dinilai unggul dalam aspek kepemimpinan dan inovasi. Penilaian didasarkan pada survei terhadap hampir 10.000 responden kumulatif dari berbagai industri yang dilakukan pada awal 2026.
Agus mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh nasabah dan pemangku kepentingan kepada Bank Jakarta. Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi hadiah istimewa bagi Bank Jakarta dalam momen perayaan ulang tahun ke-65 perseroan.
Ikuti Akses.co.id
