Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com — PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) merambah segmen ekonomi digital dengan menjalin kemitraan bersama Forum KONI Kota Se-Indonesia (F-KONITA). Kolaborasi ini bertujuan untuk melahirkan hingga 2.000 kreator baru dari kalangan atlet hingga akhir tahun 2026, sekaligus membuka sumber pendapatan alternatif bagi mereka di luar karier olahraga.
Langkah strategis ini juga memperkokoh posisi Folago dalam industri social commerce dan creator economy yang kian berkembang pesat.
Direktur Utama Folago Global Nusantara, Subioto Jingga, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas ekosistem kreator di platformnya. “Kami melihat atlet memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia digital,” ungkap Subioto dalam keterangan pers yang diterima pada Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, melalui Folago Academy, perusahaan berkomitmen membantu para atlet dalam membangun personal brand sekaligus membuka peluang monetisasi yang berkelanjutan.
Dorong Atlet Masuk Ekosistem Digital
Program Folago Academy akan membekali para atlet dengan pelatihan, mentoring, dan sistem pendukung yang komprehensif. Tujuannya adalah agar mereka mampu membangun personal branding yang kuat dan menghasilkan konten digital yang dapat dimonetisasi secara efektif.
Sementara itu, F-KONITA akan berperan sebagai fasilitator utama, memastikan akses yang luas bagi atlet dari berbagai kota di Indonesia untuk bergabung dalam ekosistem digital ini.
Target ambisius 2.000 kreator dalam dua tahun ke depan akan difokuskan pada peningkatan literasi digital, kemampuan produksi konten, serta pemanfaatan berbagai platform digital, termasuk media sosial dan live commerce.
Transformasi atlet menjadi kreator dan influencer ini sejalan dengan tren global yang semakin marak. Langkah ini tidak hanya memperluas sumber pendapatan mereka, tetapi juga turut memperkuat citra personal di ruang digital.
Kreator Indonesia Jadi Mesin Ekonomi Baru
Potensi besar ekonomi digital yang digarap terlihat dari proyeksi dampak komersial kreator Indonesia. Studi terbaru memprediksi kontribusi sebesar 376 miliar dolar AS atau setara Rp 6.000 triliun bagi perekonomian digital pada tahun 2030. Angka ini diperkirakan akan meningkat 1,5 kali lipat dari kondisi saat ini, menjadikan Indonesia sebagai pasar kreator terbesar di Asia Pasifik.
Proyeksi ini tertuang dalam studi berjudul “The Art & Science of Authenticity” yang merupakan hasil kolaborasi TikTok dan Accenture Song, dirilis di Jakarta pada Selasa (18/11/2025).
“Brand yang menang bukan hanya yang mengejar reach atau diskon, melainkan yang mampu mengubah autentisitas menjadi sistem pertumbuhan berkelanjutan.”
Demikian ujar Managing Director Accenture Song Southeast Asia, September Guo.
Fenomena “creator boom” menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ini. Tercatat, jumlah kreator yang berhasil dimonetisasi melalui ekosistem TikTok, termasuk TikTok One, mengalami peningkatan lebih dari 2.000 persen secara tahunan pada kuartal III 2025.
Perkembangan ini membuka peluang lebar bagi kreator skala kecil atau yang dikenal sebagai everyday creators, yang mengandalkan konten autentik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Riset yang sama juga mengungkapkan bahwa 55 persen konsumen lebih menyukai konten sederhana seperti live streaming atau behind-the-scenes karena dianggap lebih autentik. Bahkan, 70 persen responden menyebut livestreaming sebagai format konten yang paling nyata.
Dampak konten autentik terhadap perilaku konsumen juga signifikan. Sebanyak 81 persen masyarakat Indonesia mengaku tertarik untuk membeli produk karena konten yang jujur dan relevan, sementara 87 persen responden menyatakan mengambil tindakan setelah menonton konten tersebut.
Perkuat Strategi Bisnis dan Monetisasi
Bagi para investor, kerja sama Folago dengan F-KONITA ini mencerminkan upaya perusahaan dalam memperkuat sisi pasokan kreator (supply side) di dalam ekosistemnya.
Penambahan hingga 2.000 kreator baru diprediksi akan meningkatkan volume konten, distribusi kampanye brand, serta potensi monetisasi melalui social commerce dan affiliate marketing.
Keberadaan atlet sebagai kreator memberikan diferensiasi tersendiri. Mereka memiliki basis penggemar yang loyal dan kredibilitas yang dapat meningkatkan engagement serta nilai komersial.
Melalui pembangunan pipeline kreator dari kalangan atlet, Folago berpeluang mendorong monetisasi jangka panjang melalui konten, interaksi, hingga konversi dalam ekosistem digitalnya.
Kolaborasi ini menegaskan langkah Folago dalam mengintegrasikan pengembangan talenta dengan monetisasi digital sebagai salah satu pilar pertumbuhan bisnis di masa depan.
Ikuti Akses.co.id
