Kata “relate” kini kian akrab terdengar di berbagai lini media sosial, mulai dari TikTok, Instagram, hingga X (Twitter). Ungkapan ini kerap dilontarkan sebagai respons terhadap konten yang dianggap “kena banget” atau sangat menggambarkan pengalaman pribadi seseorang. Namun, di balik popularitasnya, apa sebenarnya arti “relate” dalam percakapan sehari-hari, dan apakah maknanya bergeser dari definisi aslinya dalam bahasa Inggris?
Secara harfiah, “relate” berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti “menghubungkan” atau “berkaitan dengan sesuatu”. Dalam konteks yang lebih formal, kata ini juga dapat merujuk pada kegiatan menceritakan atau menjelaskan suatu hal. Kamus Cambridge Dictionary mendefinisikan “relate” sebagai “terhubung dengan sesuatu” atau “memahami dan merasakan simpati terhadap seseorang”.
Pergeseran Makna dalam Bahasa Gaul
Dalam ranah bahasa gaul, terutama di lingkungan media sosial, makna “relate” mengalami penyederhanaan dan penekanan pada aspek koneksi emosional. Kata ini kini lebih sering digunakan untuk mengekspresikan perasaan “nyambung”, “sama banget”, atau “gue banget” terhadap suatu situasi, cerita, atau konten yang disajikan.
Makna “Relate” di Media Sosial
Di platform digital, “relate” kerap muncul ketika pengguna menemukan konten yang sangat sesuai dengan pengalaman pribadi mereka. Fenomena ini sering terjadi pada topik-topik seperti kecemasan berlebih (overthinking), problematika asmara, hingga tekanan hidup sehari-hari.
Lebih dari sekadar kesamaan pandangan, kata “relate” juga berfungsi sebagai bentuk empati singkat. Alih-alih merangkai kalimat panjang untuk mengungkapkan pemahaman, satu kata “relate” sudah cukup bagi pengguna untuk menunjukkan bahwa mereka merasakan hal yang serupa.
Contoh Penggunaan Kata “Relate”
Dalam percakapan sehari-hari, ungkapan ini bisa ditemui dalam berbagai bentuk:
- “Gue relate banget sama cerita lo tadi.”
- “Relate sih, gue juga pernah ngalamin hal itu.”
- “Duh, ini relate parah sama hidup gue sekarang.”
Sementara itu, di TikTok dan Instagram, “relate” seringkali menjadi komentar spontan terhadap unggahan:
- Video dengan narasi “POV: kamu overthinking jam 2 pagi” kerap dibanjiri komentar: “Relate“.
- Unggahan yang menggambarkan perjuangan masa dewasa sering mendapat respons: “Relate banget, asli.”
- Konten tentang sulitnya mengelola keuangan, seperti “Gaji numpang lewat”, tak jarang ditanggapi dengan: “Ini relate semua orang sih.”
Perbedaan “Relate” dengan Istilah Gaul Lain
Dalam penggunaannya, “relate” memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan dengan istilah gaul lain seperti “mood” atau “same”.
“Relate” vs “Mood”
Kata “mood” umumnya merujuk pada suasana hati seseorang pada waktu tertentu. Sebaliknya, “relate” lebih menekankan pada perasaan terhubung dengan pengalaman orang lain.
- Contoh penggunaan “mood”: “Ini mood gue hari ini.” (Menunjukkan kondisi emosional saat itu)
- Contoh penggunaan “relate”: “Ini relate banget sama gue.” (Menunjukkan kesamaan pengalaman hidup)
“Relate” vs “Same”
“Same” juga sering digunakan sebagai respons singkat untuk menunjukkan kesepakatan. Namun, “same” cenderung lebih kasual dan tidak selalu melibatkan kedalaman emosi yang sama dengan “relate”. Kata “relate” biasanya mengindikasikan pemahaman yang lebih mendalam dan terkadang emosional terhadap situasi yang dibicarakan.
Popularitas “Relate” di Kalangan Generasi Z
Fenomena penggunaan kata “relate” yang meluas, khususnya di kalangan Generasi Z, tak lepas dari pengaruh besar media sosial. Platform seperti TikTok secara aktif mendorong konten yang berfokus pada pengalaman pribadi dan mudah dicerna oleh audiens luas. Konten yang dianggap “relatable” memiliki potensi viral yang lebih tinggi karena mampu mewakili perasaan banyak orang.
Gaya komunikasi Generasi Z yang cenderung cepat, ringkas, namun tetap ekspresif juga turut mendorong popularitas “relate”. Kata ini mampu menyampaikan makna yang kompleks hanya dalam satu suku kata, menjadikannya pilihan yang efisien dalam percakapan digital.
Tips Menggunakan Kata “Relate” dengan Tepat
Agar makna “relate” tetap terjaga dan tidak kehilangan kekuatannya, ada baiknya penggunaannya memperhatikan beberapa hal:
- Gunakan sesuai konteks: Pastikan ada kesamaan pengalaman atau perasaan yang nyata sebelum menggunakan kata ini. Hindari pemakaian yang asal-asalan.
- Hindari penggunaan berlebihan: Meskipun populer, pemakaian yang terlalu sering dapat mengurangi dampak dan makna dari kata “relate”. Sesekali, pertimbangkan untuk menggantinya dengan kalimat yang lebih spesifik untuk variasi.
FAQ Seputar “Relate”
Relate artinya apa dalam bahasa gaul?
Dalam bahasa gaul, “relate” berarti merasa terhubung, memiliki pengalaman yang sama, atau mampu memahami situasi yang dialami orang lain.
Kapan kata “relate” digunakan?
Kata ini digunakan saat seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang dirasa sesuai dengan pengalaman pribadinya.
Apa sinonim dari “relate”?
Beberapa sinonim dalam konteks gaul antara lain: “nyambung”, “gue banget”, “same”, atau “feel that”.
Apakah “relate” termasuk bahasa formal?
Tidak. Dalam konteks bahasa gaul, “relate” termasuk dalam kategori bahasa informal yang lazim digunakan di media sosial atau percakapan santai.
Kesimpulannya, “relate” dalam bahasa gaul menggambarkan perasaan terhubung secara emosional dengan pengalaman orang lain. Popularitasnya mencerminkan cara komunikasi generasi muda yang cepat, singkat, namun tetap sarat makna.






