Akses.co.id — Borneo FC menunjukkan ambisi kuat dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026 setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Semen Padang di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin krusial, tetapi juga mengirimkan pesan tegas bahwa tim berjuluk Pesut Etam itu siap bersaing hingga akhir.
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil kendali permainan. Dominasi tuan rumah berbuah manis ketika Komang Teguh berhasil membobol gawang Arthur da Silva pada menit ke-9, memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Permainan disiplin dan terstruktur terus diperagakan Borneo FC. Keunggulan mampu digandakan oleh Kaio Nunes menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-39, membawa timnya unggul 2-0 saat jeda.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tetap menjaga intensitas. Pertahanan yang solid membuat Semen Padang kesulitan untuk bangkit. Pesta gol Borneo FC ditutup oleh Koldo Obieta pada menit ke-90+4, memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas.
Fokus Mengejar Puncak Klasemen
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa kemenangan ini sangat berarti dalam perjalanan tim mengarungi sisa kompetisi. “Agar kami tetap bisa mengejar pemuncak klasemen (Persib). Hari ini penting bagi kami untuk menyamai jumlah poin mereka dan memangkas selisih yang sebelumnya mereka miliki,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Dengan tambahan tiga poin, Borneo FC kini mengoleksi 66 poin, menyamai perolehan Persib Bandung. Perolehan poin yang sama ini membuat Borneo FC berhak menduduki puncak klasemen sementara, mengungguli Persib berdasarkan selisih gol atau kriteria lainnya yang berlaku.
Meskipun demikian, Lefundes menyadari persaingan masih sangat terbuka dengan lima pertandingan tersisa. “Kami akan berjuang sampai akhir untuk mencari posisi terbaik, dan tentu saja mengincar posisi pertama,” imbuhnya.
Terkait momen beberapa gol yang tidak melalui pengecekan VAR, Lefundes menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola modern. “Itu adalah bagian dari peraturan. Jika ada kemungkinan offside atau keraguan soal pelanggaran, normal jika itu dicek. Untungnya gol-gol tersebut disahkan,” kata Lefundes.
Performa Individu dan Lima Laga Penentu
Selain performa kolektif tim, Lefundes juga menyoroti kontribusi individu pemain, termasuk penjaga gawang Nadeo Agrawinata yang dinilai tampil konsisten sepanjang musim. “Itulah alasan kenapa dia di Timnas. Dia satu-satunya pemain yang bermain penuh 90 menit di semua laga. Dia punya kepercayaan dari grup dan dari saya,” ujar mantan pelatih Madura United dan Persita Tangerang itu.
Apresiasi juga diberikan kepada Mariano Peralta dan Rivaldo Pakpahan yang menunjukkan penampilan solid. Meski Rivaldo ditarik keluar pada menit ke-65 digantikan Mohammad Anez, hal tersebut merupakan bagian dari strategi tim dalam menghadapi jadwal padat.
Kemenangan ini menjaga momentum Borneo FC menjelang akhir kompetisi. Dengan perolehan poin yang sama dengan Persib, setiap pertandingan ke depan akan menjadi krusial dalam menentukan nasib gelar juara.
Selanjutnya, Borneo FC dijadwalkan akan menghadapi tuan rumah Persik Kediri pada pekan ke-30 Super League 2025-2026 di Stadion Brawijaya Kediri, Rabu (28/4/2026).
Ikuti Akses.co.id
