— Arsenal berpotensi mendapat keuntungan jelang bentrokan krusial melawan Newcastle United pada pekan ke-34 Liga Inggris musim 2025-2026. Pelatih Newcastle, Eddie Howe, secara tidak langsung memberikan sinyal positif bagi kubu The Gunners dengan mengakui kondisi timnya yang sedang tidak ideal.

Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit ini dijadwalkan tersaji di Stadion Emirates, London, pada Sabtu (25/4/2026) pukul 23.30 WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi Arsenal yang baru saja melihat posisi puncak klasemen mereka direbut Manchester City usai kemenangan 1-0 atas Burnley.

Newcastle Kehilangan Kepercayaan Diri

Menjelang laga penting tersebut, Howe mengungkapkan bahwa para pemainnya tengah dilanda krisis kepercayaan diri. Tren negatif yang dialami Newcastle dalam beberapa laga terakhir, termasuk empat kekalahan beruntun, menjadi bukti nyata dari kondisi tersebut.

“Kami sedikit goyah akhir-akhir ini, tapi itulah tantangannya,” ujar Howe, mengomentari situasi timnya yang musim ini lebih sering berkutat di papan tengah dan berjuang menghindari zona degradasi.

Pelatih berusia 48 tahun itu secara gamblang menyatakan bahwa kepercayaan diri anak asuhnya telah terkikis. Hal ini terlihat jelas dalam performa mereka, terutama saat menghadapi Bournemouth pada akhir pekan lalu.

“Saya pikir itu terlihat jelas saat melawan Bournemouth pada hari Sabtu. Dengan hasil-hasil yang kami raih baru-baru ini dan bagaimana keadaan berpihak kepada kami, para pemain tidak bermain di level maksimal mereka. Anda bisa melihatnya,” kata Howe dalam konferensi pers pra-pertandingan, seperti dikutip dari Yahoo Sports.

Howe menambahkan bahwa inkonsistensi performa pemain berkualitas di skuadnya turut berkontribusi pada hilangnya kepercayaan diri tersebut. “Kami memiliki beberapa pemain yang sangat, sangat bagus dalam skuad yang berkinerja buruk dan Anda tidak bisa mengukur seberapa besar kepercayaan diri dapat merusak individu tersebut,” tegasnya.

Kondisi ini membuat Newcastle terlihat rapuh dalam beberapa pertandingan terakhir. Terakhir kali mereka meraih kemenangan adalah pada 15 Maret saat melawan Chelsea. “Apa pun momennya, untuk membuktikan diri sekali lagi yang terpenting kepada diri kami sendiri,” tambah Howe.

Misi Arsenal Sapu Bersih Lima Laga Terakhir

Di sisi lain, Arsenal memiliki target ambisius untuk menyapu bersih lima pertandingan sisa di Liga Inggris. Pelatih Mikel Arteta menegaskan bahwa setiap laga di sisa musim ini sangat menentukan nasib timnya dalam perburuan gelar juara.

“Saya tidak tahu. Masih ada lima pertandingan lagi, empat minggu, dua kompetisi besar yang harus diperebutkan, dan segalanya masih bisa diraih,” ujar Arteta.

Arteta mengaku akan menerima tawaran tersebut jika diberikan di awal musim. Ia optimis dan bersemangat menghadapi sisa kompetisi yang ada. “Jika seseorang memberi tahu kami hal itu di awal musim, kami pasti akan menerimanya. Kami sangat bersemangat, dan besok adalah pertandingan pertama,” tambahnya.

Manajer asal Spanyol itu memastikan seluruh skuadnya akan mengerahkan kemampuan maksimal demi mencapai target kemenangan di setiap laga tersisa.

“Anda harus mengerahkan segalanya. Itulah yang saya katakan. Semuanya dipertaruhkan,” ujar Arteta.

“Ketika Anda akan bermain sekarang, lima pertandingan itu dimulai besok. Semua yang Anda miliki, Anda harus mengerahkannya, dan Anda harus mewujudkannya. Itu jelas,” pungkasnya.