Akses.co.id — Kemenangan atas Malut United di pekan ke-29 Liga Super Indonesia 2025-2026 membangkitkan motivasi para pemain Persebaya Surabaya menjelang laga akbar melawan Arema FC. Pertandingan bertajuk Derby Jatim ini dijadwalkan akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Selasa, 27 April 2026.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai hasil positif melawan Malut United sangat berarti, terutama setelah timnya meraih dua hasil minor sebelumnya. Tavares mengungkapkan bahwa Persebaya sebenarnya telah menunjukkan permainan yang baik saat kalah dari Persija Jakarta (0-3) dan Madura United (1-2), namun ia merasa timnya kurang beruntung dalam kedua laga tersebut.
“Kuncinya adalah kami cetak gol dan tidak kebobolan. Itulah sejarah sepak bola,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu, merujuk pada pentingnya mencetak gol dan menjaga gawang tetap steril.
Dalam pertandingan pekan ke-29 melawan Malut United, tim tamu sejatinya tampil lebih dominan dengan menguasai bola sebesar 53% dan melepaskan empat tembakan tepat sasaran. Namun, Persebaya membuktikan bahwa efisiensi menjadi kunci kemenangan. Dengan jumlah peluang yang lebih sedikit, tim Bajul Ijo berhasil memanfaatkan momen untuk mencetak dua gol tanpa balas, mengamankan kemenangan 2-0.
Efektivitas Jadi Senjata Persebaya
Performa tersebut menegaskan filosofi permainan yang diusung Bernardo Tavares, yang sangat menekankan pada efektivitas serangan dan organisasi tim yang solid. Kini, dengan fokus tertuju pada duel melawan Arema FC, Tavares menjadikan pemulihan kondisi fisik para pemain sebagai prioritas utama.
Setelah memastikan kondisi fisik pemain prima, tim pelatih akan mulai meramu komposisi terbaik untuk menghadapi laga di Bali. “Setelah itu kita lihat siapa pemain yang paling siap. Lalu menganalisis lawan, melihat pemain mana yang paling siap untuk laga ini dan membuat rencana,” jelas Bernardo Tavares.
Persebaya memiliki waktu sekitar lima hari untuk mempersiapkan diri menghadapi Singo Edan. Jeda ini menjadi krusial bagi Bajul Ijo untuk menjaga kondisi fisik pemain sekaligus mempertahankan momentum positif yang telah terbangun.
Waspadai Kekuatan Arema FC
Bernardo Tavares menyadari bahwa pertandingan melawan Arema FC diprediksi tidak akan berjalan mudah. Apalagi, tim Singo Edan baru saja berhasil menahan imbang Persib Bandung, salah satu kandidat kuat juara, di kandang mereka.
“Kita tahu Arema tim kuat, tapi kami juga ingin jadi tim kuat. Jika kami main seperti hari ini, kami bisa memberikan kejutan di sana, dan kami harap begitu,” pungkasnya, menunjukkan keyakinan timnya untuk memberikan kejutan di laga derby.
Saat ini, Persebaya menempati peringkat keenam klasemen sementara Liga Super Indonesia 2025-2026 dengan mengoleksi 45 poin. Sementara itu, Arema FC berada di posisi kesepuluh dengan raihan 39 poin.
Ikuti Akses.co.id
