— Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meluapkan kekecewaannya atas hasil imbang 1-1 melawan Real Betis di Stadion La Cartuja, Sabtu (21/4/2026) dini hari WIB. Arbeloa secara tegas mengkritik kepemimpinan wasit Soto Grado, menilai dua keputusan krusial di sepanjang pertandingan telah merugikan timnya dan tidak mencerminkan pemahaman mendalam tentang sepak bola.

Gol pembuka dari Vinicius Junior pada menit ke-17 sempat membawa keunggulan bagi Los Blancos. Namun, gol penyeimbang dari Hector Bellerin di masa injury time memupus harapan Madrid untuk membawa pulang tiga poin penuh.

Sorotan Terhadap Keputusan Wasit

Arbeloa menyoroti dua momen kunci yang ia anggap sangat memengaruhi jalannya pertandingan. Pertama adalah dugaan pelanggaran handball yang tidak dianggap wasit terhadap Brahim Diaz di kotak penalti Betis pada babak pertama. Kedua adalah potensi pelanggaran Antony terhadap Ferland Mendy yang mendahului gol penyama kedudukan dari Bellerin.

Bagi saya, itu sangat jelas. Tidak perlu banyak kontak dalam situasi seperti itu, ketika Anda menggunakan tubuh dan sedikit kehilangan keseimbangan, Anda bisa jatuh.

Arbeloa secara eksplisit menyatakan keraguannya terhadap kompetensi wasit dalam mengambil keputusan. “Anda perlu sedikit memahami sepak bola, dan saya pikir di situlah masalahnya: banyak orang, terutama mereka yang harus membuat keputusan seperti ini, tidak tahu atau tidak mengerti,” ujarnya kepada wartawan.

Kekecewaan Madrid di Menit Akhir

Kekecewaan kembali dirasakan oleh skuad Madrid karena kehilangan poin di pengujung pertandingan, sebuah pola yang Arbeloa akui sering terjadi. “Jelas kami kembali mengalami kekecewaan di menit-menit akhir, seperti yang sudah sering terjadi. Ini hasil yang tidak kami pantas dapatkan karena kami memiliki peluang,” ungkapnya.

Mengenai insiden handball yang melibatkan Brahim Diaz, Arbeloa menilai keputusan wasit sangat merugikan timnya. “Bagi saya, itu penalti jelas, dengan tangan terbuka dan tidak dekat dengan tubuh saat menghadapi tembakan Brahim. Tidak banyak yang perlu dilihat dari situasi sejelas itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Saya pikir ini adalah dua keputusan yang sangat memengaruhi jalannya pertandingan.”

Kondisi Kylian Mbappe dan Evaluasi Lanjutan

Ketika ditanya mengenai kondisi Kylian Mbappe yang meminta diganti sekitar 10 menit sebelum waktu normal berakhir, Arbeloa mengaku belum memiliki informasi pasti. “Saya tidak tahu. Dia merasakan sedikit ketidaknyamanan dan kita akan melihat perkembangannya dalam beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Arbeloa juga mengulas kebiasaan timnya kebobolan di menit-menit akhir. “Jika kami memiliki alasan jelas, kami akan memperbaikinya. Dalam pertandingan yang ketat, situasi seperti ini bisa terjadi,” katanya.

Ia juga menyinggung faktor keberuntungan yang dinilai belum berpihak kepada timnya. “Jelas kami juga tidak memiliki banyak keberuntungan,” pungkas Arbeloa.

Dampak Hasil Imbang di Klasemen

Hasil imbang ini berpotensi memperlebar jarak antara Real Madrid dengan Barcelona di puncak klasemen La Liga. Jika Barcelona berhasil meraih kemenangan atas Getafe dalam pertandingan mereka berikutnya, Madrid bisa tertinggal 11 poin dengan tersisa 15 poin untuk diperebutkan di liga.