Akses.co.id — MAJALENGKA, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Majalengka telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 143 miliar untuk memperbaiki 284 titik jalan dan jembatan yang tersebar di seluruh wilayahnya sepanjang tahun 2026. Perbaikan ini menjadi prioritas utama di tengah upaya efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyatakan bahwa proses perbaikan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan dana, dengan target seluruh kerusakan ditangani sebelum akhir tahun.
“Ada sekitar 284 titik jalan dan jembatan yang akan diperbaiki selama tahun ini. Prosesnya bertahap, targetnya sampai akhir tahun,” ujar Eman pada Sabtu (25/4/2026).
Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas
Meski pemerintah pusat sedang menekankan efisiensi anggaran, Eman menegaskan komitmen Pemkab Majalengka untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang vital bagi masyarakat. Perbaikan jalan dengan tingkat kerusakan parah menjadi fokus utama untuk memastikan kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial.
“Di tengah efisiensi, kami tetap memprioritaskan pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat. Saya sebagai bupati tentu ingin kondisi jalan di Majalengka semakin baik,” tambah Eman.
Beberapa ruas jalan yang kerap dikeluhkan warga dan masuk dalam daftar prioritas antara lain jalan Babajurang-Jatitujuh, Majalengka-Dawuan, Jalur Balida-Panongan, Ranji-Sukaraja Kulon, Sangiang-Banjaran, serta Jalur Campaga-Talaga-Sukamantri. Selain itu, perbaikan juga akan menyasar wilayah Bantarujeg dan peningkatan jalur Tonjong-Jatiwangi.
Proses Lelang dan Dukungan Dana
Eman menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur memerlukan tahapan administratif yang ketat, terutama dengan pola lelang yang diterapkan pada tahun 2026 yang dinilai sangat kompetitif.
“Uang itu bukan uang bapak kita, harus ada tahapan. Apalagi dengan pola kompetisi tahun 2026 ini yang sangat ketat. Sekali lelang saja hanya dibatasi lima poin, tidak boleh lebih,” ungkap Eman, seraya meminta masyarakat untuk bersabar.
Dalam pelaksanaan perbaikan ini, Kabupaten Majalengka juga menerima dukungan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 12 miliar. Dana pendamping dari kabupaten sebesar Rp 3 miliar akan dialokasikan untuk proyek-proyek strategis tertentu. Masyarakat diharapkan agar kualitas perbaikan kali ini dapat terjaga dengan baik, sehingga infrastruktur yang diperbaiki tidak mudah rusak kembali.
Ikuti Akses.co.id
