Akses.co.id — Menjaga kesehatan pencernaan menjadi kunci utama kesehatan tubuh secara keseluruhan, mulai dari sistem imun, fungsi otak, hingga metabolisme. Salah satu cara efektif untuk mendukung kesehatan usus adalah dengan mengonsumsi probiotik, yaitu bakteri baik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus.
Yogurt selama ini dikenal luas sebagai sumber probiotik yang mudah ditemukan. Namun, para ahli gizi mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah makanan lain yang tak kalah kaya, bahkan berpotensi memiliki kandungan probiotik lebih tinggi dibandingkan yogurt.
Samina Kalloo, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa probiotik adalah bakteri hidup yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan ekosistem mikroba di dalam usus. “Probiotik adalah bakteri baik hidup yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus,” ujar Kalloo seperti dikutip dari Kompas.com dari Real Simple.
Makanan Kaya Probiotik Alternatif Selain Yogurt
Berikut adalah beberapa pilihan makanan kaya probiotik yang dapat menjadi alternatif selain yogurt:
1. Kimchi
Makanan fermentasi khas Korea Selatan ini tidak hanya populer karena rasanya yang unik, tetapi juga kandungan bakteri baiknya. Jennifer Wagner, seorang ahli gizi, menyatakan bahwa kimchi dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kesehatan usus. Selain probiotik, kimchi juga kaya akan vitamin A, vitamin C, dan antioksidan.
2. Kombucha
Minuman fermentasi berbahan dasar teh ini juga merupakan sumber probiotik yang cukup dikenal. Kandungan mikroba baik dalam kombucha dapat bervariasi tergantung pada proses produksi dan cara penyimpanannya. Kombucha juga mengandung senyawa antioksidan dari teh yang digunakan. Para pakar merekomendasikan untuk memilih varian kombucha dengan kandungan gula rendah.
3. Miso
Pasta fermentasi dari kedelai ini merupakan bahan penting dalam masakan Jepang. Miso tidak hanya memberikan rasa asin yang khas, tetapi juga kaya akan probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan. Selain itu, miso mengandung mineral penting seperti mangan dan seng. Namun, mengingat kandungan garamnya yang tinggi, miso sebaiknya dikonsumsi secukupnya.
4. Cottage Cheese Kultur
Keju cottage merupakan jenis keju segar dengan tekstur lembut dan menggumpal. Tidak semua produk keju cottage mengandung probiotik, namun varian yang berlabel “live active cultures” dapat menjadi sumber bakteri baik. Keju cottage kultur juga merupakan sumber protein, kalsium, dan vitamin B yang baik.
5. Kefir
Seringkali disebut sebagai salah satu sumber probiotik terbaik, kefir adalah minuman fermentasi yang teksturnya mirip yogurt cair. Para pakar menyebutkan bahwa kefir tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan usus, tetapi juga dikaitkan dengan efek antiinflamasi dan membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat.
6. Sauerkraut
Kubis fermentasi atau sauerkraut juga merupakan sumber probiotik yang baik. Varian mentah atau yang tidak dipasteurisasi umumnya memiliki kandungan bakteri baik yang lebih tinggi. Sauerkraut juga kaya akan serat, vitamin C, vitamin K, dan potasium.
7. Natto
Natto, makanan fermentasi dari kedelai yang populer di Jepang, diklaim memiliki kandungan probiotik yang sangat tinggi, bahkan melebihi yogurt. Selain probiotik, natto juga kaya akan protein, antioksidan, dan berbagai mikronutrien. Meskipun memiliki tekstur dan aroma yang khas, natto menawarkan keunikan tersendiri.
Ikuti Akses.co.id
