— Cicak, reptil yang lazim ditemui di lingkungan hunian, mulai dari dinding hingga pepohonan, ternyata menyimpan sejumlah fakta menarik sekaligus potensi risiko kesehatan yang perlu diwaspadai. Hewan yang berasal dari Asia Tenggara ini kini telah menyebar luas ke berbagai penjuru dunia seiring mobilitas manusia.

Melansir dari laporan Pest Clinic, berikut adalah tujuh fakta penting mengenai cicak yang perlu diketahui:

Fakta Menarik dan Potensi Risiko Cicak

1. Tertarik pada Sumber Cahaya untuk Berburu

Banyak anggapan bahwa cicak menyukai lampu karena kehangatannya. Namun, alasan sebenarnya lebih kepada fungsionalitas. Area terang di dekat lampu menjadi titik berkumpulnya serangga terbang, yang merupakan mangsa utama cicak. Hal ini memudahkan mereka untuk berburu di satu lokasi.

2. Predator Alami Hama Rumah Tangga

Sebagai pemakan serangga alami, cicak berperan sebagai pengendali hama mandiri di rumah. Mereka memangsa serangga yang ukurannya lebih kecil dari tubuh mereka, membantu mengurangi populasi hama di lingkungan tempat tinggal.

3. Konsumsi Buah dan Tanaman

Meskipun dominan memakan serangga, beberapa spesies cicak juga diketahui mengonsumsi buah-buahan dan tumbuhan. Jika populasinya tidak terkendali, cicak berpotensi merusak tanaman hias atau kebun kecil di rumah.

4. Indra Penciuman dan Perasa yang Dominan

Dibandingkan indra lainnya, penciuman dan perasa merupakan indra yang paling dominan pada cicak. Kedua indra yang saling terhubung ini sangat krusial untuk mendeteksi lokasi mangsa, menghindari predator, dan mencari pasangan dengan tingkat akurasi yang tinggi.

5. Risiko Penularan Bakteri Salmonella

Meskipun dianggap tidak membawa virus mematikan seperti hama lain seperti lalat atau kecoak, cicak tetap berisiko membawa bakteri Salmonella yang dapat memicu keracunan makanan. Laporan Pest Clinic juga menyebutkan bahwa kotoran cicak bisa terkontaminasi oleh serangga pembawa penyakit yang mereka konsumsi.

6. Potensi Menggigit untuk Pertahanan Diri

Pada dasarnya, cicak tidak bersifat agresif. Namun, mereka dapat menggigit sebagai upaya terakhir untuk membela diri ketika merasa terancam. Meskipun gigitan cicak tidak mengandung racun, disarankan untuk segera membersihkan luka dan mengoleskan antiseptik guna mencegah infeksi bakteri.

7. Usia Hidup yang Relatif Panjang

Siklus hidup cicak dimulai dari telur yang membutuhkan waktu 40 hingga 60 hari untuk menetas. Untuk mencapai usia dewasa, mereka memerlukan waktu sekitar satu tahun. Rata-rata cicak dapat hidup hingga 10 tahun, bahkan beberapa spesies mampu bertahan hidup hingga dua kali lipat dari usia tersebut.