Kulkas, sebagai perangkat elektronik yang bekerja tanpa henti di rumah tangga, kerap menjadi penyumbang signifikan pada tagihan listrik bulanan. Untuk menjaga efisiensi kinerjanya dan menekan konsumsi energi, perawatan rutin menjadi kunci. Lebih dari sekadar membersihkan bagian dalam, ada berbagai langkah sederhana yang dapat dilakukan, mulai dari memastikan kerapatan karet pintu hingga penggantian filter air secara berkala. Perawatan ini tidak hanya memperpanjang usia kulkas, tetapi juga berkontribusi pada penghematan biaya listrik.
Dilansir dari Better Homes and Gardens, Rabu (22/4/2026), berikut adalah tujuh cara mudah merawat kulkas yang terbukti dapat membantu menekan pengeluaran listrik di rumah.
1. Bersihkan Kumparan Kondensor
Menjaga kebersihan kumparan kondensor pada kulkas adalah langkah krusial untuk meningkatkan efisiensi kinerjanya. Debu dan kotoran yang menumpuk di area ini dapat menyumbat kumparan, menghambat aliran udara, dan memaksa kulkas bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan. Akibatnya, kulkas akan menjadi lebih panas dan mengonsumsi lebih banyak energi.
Untuk menjaga performa optimal, bersihkan kumparan kondensor secara rutin. Caranya cukup sederhana: cabut steker kulkas dari stopkontak, lalu bersihkan debu yang menempel menggunakan sikat lembut atau penyedot debu dengan hati-hati, mengingat sifat kumparan yang mudah rapuh.
2. Perbaiki Gasket Pintu yang Lemah
Gasket pintu yang tidak lagi rapat dapat menjadi penyebab utama kulkas kesulitan mencapai suhu dingin yang diinginkan. Kondisi ini juga memicu terbentuknya kondensasi pada makanan dan penumpukan es di dalam kulkas, yang pada akhirnya membuat kulkas bekerja lebih keras dari seharusnya.
Untuk memastikan kulkas beroperasi secara efisien, periksa kondisi gasket pintu secara berkala. Jika ditemukan celah, segera perbaiki agar segel tetap rapat. Cara memeriksanya adalah dengan menyelipkan selembar kertas di antara gasket dan bodi kulkas, lalu tutup pintunya. Apabila kertas dapat digerakkan maju mundur dengan mudah, kemungkinan besar gasket perlu diganti.
3. Cairkan Bunga Es Secara Manual
Mayoritas kulkas modern dilengkapi dengan sistem pencairan es otomatis yang bekerja secara berkala. Namun, seiring berjalannya waktu, es tetap dapat menumpuk di dalam kompartemen kulkas dan freezer, sehingga memerlukan pencairan manual.
Meskipun terkesan sepele, tindakan perawatan ini sangat penting. Penumpukan es yang berlebihan dapat menyumbat kumparan dan menghambat pelepasan panas, memaksa kulkas bekerja ekstra keras untuk mempertahankan suhunya.
4. Ganti Filter Air Secara Berkala
Mengganti filter air pada kulkas secara rutin merupakan salah satu cara efektif untuk menekan konsumsi listrik. Selain itu, pertimbangkan pemasangan filter inline pada saluran air untuk mendapatkan penyaringan yang lebih optimal, menghasilkan air minum yang lebih bersih, dan menghemat biaya penggantian filter.
Penggunaan filter yang tepat juga memberikan fleksibilitas dalam menghilangkan berbagai jenis kotoran, seperti logam berat atau rasa yang tidak sedap dari air.
5. Atur Suhu Sesuai Rekomendasi
Pastikan suhu ruang pendingin dan freezer kulkas telah diatur sesuai dengan rekomendasi produsen. Penyetelan suhu yang terlalu dingin tidak hanya memboroskan energi, tetapi juga tidak memberikan manfaat tambahan yang signifikan.
Untuk penghematan ekstra, cobalah mengatur suhu pada batas maksimum yang direkomendasikan oleh produsen. Suhu ini seharusnya sudah cukup dingin untuk menjaga kesegaran makanan. Jika dirasa terlalu hangat, barulah sesuaikan sedikit hingga mencapai tingkat dingin yang ideal.
6. Beri Jarak Antara Kulkas dan Dinding
Kulkas melepaskan panas dari bagian belakangnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan kulkas tidak menempel langsung pada dinding. Jarak yang cukup antara kulkas dan dinding akan meningkatkan aliran udara, memungkinkan panas terlepas dengan lebih efisien, dan membuat kulkas bekerja lebih optimal.
Menjaga jarak beberapa sentimeter antara kulkas dan dinding dapat meningkatkan pembuangan panas secara signifikan. Selain itu, menempatkan kulkas terlalu dekat dengan dinding juga dapat meningkatkan risiko kebakaran akibat penumpukan panas.
7. Sesuaikan Suhu Ruangan Penempatan
Terakhir, penempatan kulkas di ruangan yang tepat juga berkontribusi pada efisiensi konsumsi listriknya. Jika kulkas diletakkan di area yang panas atau minim sirkulasi udara, unit tersebut akan cenderung mengonsumsi lebih banyak energi untuk mendinginkan isinya.
Sebaiknya, tempatkan kulkas di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik atau ber-AC. Namun, hindari pengaturan suhu AC yang terlalu dingin, karena hal tersebut juga dapat menghambat kinerja kulkas.






