Regional

20.000 Siswa SMP di Subang Terima Seragam Gratis

Advertisement

SUBANG, Kompas.com — Pemerintah Kabupaten Subang telah mendistribusikan seragam gratis kepada 20.000 siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayahnya, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Program ini juga mencakup siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) dan merupakan bagian dari realisasi janji politik Bupati Subang Reynaldy Putra bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi. Anggaran untuk program ini dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Kelembagaan Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Rizal Prihandoko, mengonfirmasi bahwa seluruh proses pelaksanaan program seragam gratis telah rampung dan seragam telah sampai ke tangan para siswa.

“Untuk tingkat SMP itu totalnya ada 20.000 siswa-siswi baik SMP negeri maupun swasta. Hanya SMP swasta yang boarding school yang tidak diberi seragam gratis karena mereka merupakan siswa di kalangan masyarakat mampu dan punya seragam yang berbeda dengan sekolah negeri,” ujar Rizal pada Rabu (22/4/2026).

Ia merinci, pembagian seragam dilaksanakan mulai akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026. Penyerahan simbolis telah dilakukan langsung oleh Bupati Subang di SMPN 1 Pusakanagara, sebelum seragam tersebut didistribusikan ke seluruh sekolah penerima.

Lebih lanjut, Rizal menjelaskan bahwa bantuan seragam yang diberikan tidak hanya berupa satu setel seragam putih biru, tetapi juga mencakup seragam pramuka. Dengan demikian, setiap siswa baru kelas 1 SD dan kelas VII SMP menerima dua setel seragam sekolah gratis dari Pemkab Subang.

Advertisement

“Jadi setiap siswa baru atau siswa kelas 1 SD dan kelas VII SMP dapat dua setel seragam sekolah gratis dari Pemkab Subang,” jelasnya.

Bantuan untuk Meringankan Beban Orang Tua

Program seragam gratis ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Subang dalam upaya mendukung sektor pendidikan sekaligus memberikan bantuan konkret kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban finansial orang tua siswa di tengah situasi ekonomi yang dinilai sedang sulit.

“Selain mendukung penuh kegiatan pendidikan, juga untuk membantu meringankan beban orangtua di tengah ekonomi yang saat ini lagi sulit,” tandasnya.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Subang berencana untuk melanjutkan program serupa bagi siswa baru tingkat SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027.

Advertisement