Regional

18 Truk Koperasi Merah Putih Tiba di Banyuwangi, Diresmikan dengan Mandi Kembang

Advertisement

Sebanyak 18 unit truk bantuan untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah tiba dan disalurkan di Banyuwangi, Jawa Timur. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Markas Kodim 0825 Banyuwangi pada Rabu (22/4/2026).

Prosesi penyerahan diwarnai dengan ritual unik, yakni mandi kembang pada salah satu truk. Ritual ini dilakukan sebagai simbol harapan agar armada bantuan tersebut membawa keberkahan dan kelancaran dalam setiap operasionalnya.

Bupati Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya berpesan agar seluruh armada bantuan yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto ini dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal. “Saya minta bantuan truk operasional ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja. Tolong dirawat secara rutin agar masa pakainya panjang,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, kehadiran truk-truk ini diharapkan dapat memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Salah satu fungsinya adalah memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo agar Koperasi Merah Putih dapat menjadi simpul ekonomi desa yang menghubungkan langsung hasil produksi rakyat.

“Dengan begitu, keberadaan armada ini memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar koperasi,” imbuh Ipuk.

Penyaluran Bertahap Sesuai Kesiapan Koperasi

Sementara itu, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan truk ini dilakukan secara bertahap. Tahap ini disesuaikan dengan kesiapan masing-masing koperasi di lapangan.

Advertisement

Saat ini, dari total 217 KDKMP yang terdata di Banyuwangi, baru 27 koperasi yang dinyatakan telah terbentuk secara penuh. Sebagian lainnya masih dalam proses melengkapi administrasi dan persiapan operasional.

“Bantuan armada disalurkan secara bertahap seiring dengan kesiapan masing-masing Koperasi Merah Putih di lapangan,” jelas Tryadi.

Tryadi menegaskan bahwa truk-truk bantuan ini merupakan aset negara yang harus dijaga dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ia berpesan kepada para kepala desa dan ketua KDKMP penerima bantuan.

“Kepada kepala desa dan ketua KDKMP, negara menitipkan aset ini. Anggaplah kendaraan ini sebagai amanah yang harus dijaga dan dirawat. Pastikan armada ini memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Advertisement